Sopir Mabuk, Mobil Sedan Tabrak Pagar Tembok Taman Doa Kristus Raja

MAUMERE, FBC - Mobil sedan berwarna putih dengan nomor polisi EB 8024 AB sekitar pukul 18.30 wita menabrak pagar tembok taman doa Kristus Raja hingga runtuh.

Mobil yang dikemudikan oleh Dedy ini meluncur dari arah pertokoan kota Maumere melewati jalan menurun,  menuju jalan Mgr Sugiyopranoto, tepat di depan Pelabuhan Laurens Say Maumere.

Diduga, akibat pengaruh alkohol, sopir mobil tidak bisa mengendalikan kendaraan dan mobil meluncur ke arah timur setelah perempatan lampu merah. Setelah melewati parit selebar 1,5 meter mobil tersebut pun menghantam tembok samping timur taman doa Kristus Raja. Pagar bercat putih setinggi 1,5 meter ini pun runtuh dan bagian depan mobil terlihat masuk sedikit ke dalam taman.

Biptu A.s Suyanto, kepala satuan sabhara kepolisian resort ( Polres ) Sikka kepada wartawan yang menemuinya di lokasi kejadian mengatakan, sopir mobil mengakui bahwa pedal rem mobil tersebut lengket dan tidak bisa dipergunakan saat diinjak membuat mobil meluncur kencang dan berbelok ke kiri menghantam pagar tembok.

“ Sopir mengatakan rem mobi lengket tapi saat diperiksa dari mulutnya tercium aroma alkohol,“ ujarnya.

Ditambahkan Suyanto, kemungkinan besar sopir baru selesai menengak minuman keras dan sedang mabuk sehingga tidak bisa menguasai kendaraan saat menuruni jalan selepas jembatan. Untung tidak ada kendaraan di sisi utara, jika tidak maka tambah Suyanto, kemungkinan besar mobil akan mengahantam kendaraan lain terlebih dahulu.

Beberapa saksi mata yang ditanyai FBC di lokasi kejadian menyebutkan, mobil meluncur dengan kecepatan tinggi dan sopir tidak bisa mengendalikan kendaraan sehingga berbelok ke kiri dan “terbang“ melewati parit.Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sopirnya pun tidak mengalami luka-luka.

Mobil sedan yang menabrak pagar taman doa Krintus Raja Maumere. ( Foto : FBC/ Ebed de Rosary)

Mobil sedan yang menabrak pagar taman doa Krintus Raja Maumere. ( Foto : FBC/ Ebed de Rosary)

Disaksikan FBC di lokasi kejadian ratusan warga masyarakat memadati lokasi kejadian sejak pukul 18.45 wita ingin menyaksikan dari dekat kondisi mobil. Petugas lalu lintas dari Polres Sikka bergerak cepat dengan menerjunkan anggotanya mengatur kendaraan di lampu merah depan taman doa Kristus raja.

Hingga pukul 21.00 wita, mobil masih dibiarkan di lokasi kejadian dan ditutupi terpal. Bagian depan berada di reruntuhan tembok sementara bagian belakang mobil masih menggantung di tengah parit. Infomasi yang didapat FBC menyebutkan, mobil akan diderek keesokan harinya Minimnya penerangan di lokasi kejadian menyebabkan petugas tidak berani mengambil resiko. ( ebd )

JK: Pemerintah Turunkan Bunga KUR untuk Bantu Koperasi

Next Story »

Pemkab Flotim Bantu Dana Perbaiki Kapela Bunda Maria Reinha Balawelin

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *