Rumah Terbakar, Seorang Siswa SMPK Ndao Ditemukan Tewas

ENDE, FBC-Seorang siswa SMPK Frateran Ndao, Paulus Alexandro Wangge (15) ditemukan tewas terbakar di Lorong Yasbin, Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Tengah sekitar pukul 01.15 ,Jumat (31\72015) dini hari.

Peristiwa tragis itu bermula saat terjadi kebakaran yang menimpah rumah milik kakeknya, almarhum Yohanes Maso. Saat itu korban bersama adiknya Ibet tidur di rumah itu. Ibet berhasil menyelamatkan diri melalui pintu belakang rumah. Sementara Korban tidak dapat berhasil menerobos lalapan api yang begitu singkat dan pada akhirnya tewas terbakar api.

Kornelis Dedy Kia yang menemukan jasad Andro, demikian nama korban di lokasi kejadian, Jumat (31/7) pagi kepada wartawan mengatakan, ketika itu dirinya tengah berupaya memadamkan dengan menyiram rumah menggunakan selang mobil tangki air. Dia melihat sesuatu yang dikiranya bangkai anjing.

“Persis di depan pintu rumah. Saya temukan Andro. Saya pikir bangkai anjing. Mungkin dia mau menyelamatkan diri lewat depan, tapi dia tidak tahu api dari depan, dan mungkin dia terjebak” kata Dedy.

Sementara itu menurut tetangga korban, Beni Hendrik bahwa, saat kejadian di rumah tersebut nginap enam orang yakni, Margaretha pemilik rumah yang juga Istri dari alm Yohanes Maso, Andro, Ibet, Oscar, Edwar dan satu kerabat Tanta dari Andro.

Beni menuturkan api dengan begitu cepat menghanguskan rumah semi permanen yang didominasi bangunan berupa papan itu hingga rata tanah. Malam itu, lanjut dia, beberapa kerabatnya tengah duduk berduka cita malam ke-23 kematian Yohanes Maso kakek korban. Sekitar pukul 01.15 wita ia mendengar teriakan kebakaran.

“Saat itu yang ada mobil tangki air milik Polres yang bantu padamkan api. Ketika itu, anehnya mesin pompa air tidak berfungsi, padahal biasanya lancar. Baru setelah sekitar lima belas menit baru hidup, juga dibantu salah satu mobil tangki milik swasta,”kata Beni.

Beberapa tetangga sekitar yang enggan menyebutkan nama bercerita, ketika terjadi kebakaran, masing-masing penghuni berusaha menyelamatkan. Ibet berusaha membangunkan kakaknya Andro namun saat itu apinya sudah membesar.

“Adiknya Ibet yang membangunkan Andro. Ibet lari ke belakang dan Andro ke depan. Punghuni lainnya menyelamatkan diri masing-masing. Ibet mengalami luka bakar sekarang di RSUD Ende,”kata tetangganya yang juga sempat menolong Ibet siswa kelas 4 SDK Santa Ursula Ende ini.

Rumah Alm, Yohanes Maso nampak rata tanah akibat lalapan si jago merah. Musibah itu terjadi hingga korban jiwa. Polisi sudah meninjau TKP dan telah memasang police line untuk melakukan olah TKP (Foto : FBC/Ian Bala)

Rumah Alm, Yohanes Maso nampak rata tanah akibat lalapan si jago merah. Musibah itu terjadi hingga korban jiwa. Polisi sudah meninjau TKP dan telah memasang police line untuk melakukan olah TKP (Foto : FBC/Ian Bala)

Andro dan Ibet merupakan anak dari pasangan Benediktus Lepe, sekretaris di Puskesmas Watuneso dan Siska More staf di Puskesmas Onekore. Keluarga korban harus menerima bencana mendadak itu. FBC belum berhasil menemukan keluarga karena masih berduka cita.

Kapolres Ende AKBP Johanes Bangun, ketika meninjau TKP mengatakan, pihaknya akan segera melakukan olah TKP yang akan menghadirkan Tim Forensik dari Denpasar untuk menyelidiki sebab-sebab terjadinya kebakaran. Dia menuturkan, meski beberapa warga menyatakan diduga kebakaran berasal dari lilin namun pihaknya akan mendalami lebih lanjut dengan menghadirkan Tim Forensik dari Denpasar.

“Kita sudah pasang police line dan kita berharap jangan dulu merusak TKP karena kita akan lakukan olah TKP dan mendatangkan Tim Forensik dari Denpasar,”kata Jo Bangun.

Dia juga tidak mau menduga penyebab kebakaran apakah ada hubungan arus pendek atau lilin seperti yang diduga masyarakat. Kapolres meminta Pemerintah Daerah untuk melakukan pengadaan mobil Pemadam kebakaraan. Karena menurutnya setiap kali kebakaran tidak bisa diselamatkan.(Ian Bala).

Puluhan Tahun Bangunan KUD Talibura Dibiarkan Terlantar

Next Story »

Kota Tidak Ditata, Kambing-Kambing Berkeliaran di Pasar Inpres Larantuka

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *