Lapak Pakaian Bekas di Pasar Tingkat Maumere Dibongkar

MAUMERE, FBC- Sebanyak 148 pedagang pakaian bekas (rombengan) yang menempati lapak di areal pasar Tingkat Maumere, Senin (27/07/2015) dan Selasa (28/07/2015) mulai membongkar lapak dagangannya.

Para pedagang membongkar sendiri lapaknya dan memindahkannya ke pasar Alok Maumere. Pembongkaran lapak dilakukan secara sukarela oleh para pedagang karena selama ini pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) kabupaten Sikka telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang.

Kadis Perindag Sikka, Drs. Kensius Didimus kepada FBC, Selasa (28/07/2015 ) menyebutkan, sejak setahun lalu pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang. Dinas Perindag Sikka sebut Kensius, telah menyiapkan lapak di pasar Alok berukuran panjang 3 meter dan lebar 3 meter (3 kali 3 meter) untuk setiap pedagang.

“ Kita sudah sepakat bersama pedagang dan mereka sepakat sehabis lebaran tanggal 27 Juli mereka akan bongkar sendiri dan membangun kembali di pasar Alok “ ujarnya.

Lokasi yang dikosongkan ini sebut Kensius, sementara dibiarkan dahulu selama 6 bulan kedepan hingga ada pembangunan los tekstil di pasar Tingkat. Jika ada pembangunan maka lokasi ini akan dijadikan tempat jualan sementara bagi pedagang tekstil.

Jika los tekstil selesai dibangun lanjut Kensius, para pedagang tekstil akan ditempati di los baru sementara lokasi ini akan dikosongkan.

Beberapa pedagang sedang mengangkat kayu dan seng untuk dipakai membangun kembali lapak dagangan mereka di pasar Alok. ( Foto : FBC/Ebed de Rosary )

Beberapa pedagang sedang mengangkat kayu dan seng untuk dipakai membangun kembali lapak dagangan mereka di pasar Alok. ( Foto : FBC/Ebed de Rosary )

“Kita lihat perkembangan selanjutnya. Ke depan seperti apa. Bila ada dana maka akan dibangun los pasar lagi sehingga bisa menampung pedagang lainnya, “ tuturnya.

Disaksikan FBC di lokasi pasar, Selasa (28/07/2015) masih terdapat kayu dan seng yaang tersisa di lokasi. Para pedagang masih membereskannya dan mengangkutnya ke pasar Alok. Saat disambangi di pasar Alok, beberapa pedagang terlihat mulai membangun lapak di loas pakaian bekas yang ada di pasar itu.

Para pedagang mengakui mereka sudah lama mengetahui hal ini dan sudah diminta kesediannya oleh dinas Perindag Sikka dan tidak merasa keberatan karen di pasar Alok juga sudah disiapkan lahan bagi mereka.Hanya para pedagang mengakui mereka butuh waktu beberapa hari untuk membangun lapak lagi dan menatanya sebelum bisa berjualan kembali. ( ebd )

Derita Panjang Warga Elar Selatan

Next Story »

Ribuan Relawan Pranda-Padju Kepung Kantor KPUD Manggarai Barat

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *