Warga Reka Ditemukan Tak Bernyawa di Tangga Alam

ENDE, FBC-Sovia Ja (60) warga desa Reka, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende ditemukan tidak bernyawa di pantai Tangga Alam, Desa Wolotopo Kecamatan Ndona, Senin, (8/6/2015) sekitar pukul 09.00 wita.

Informasi  yang dihimpun FBC di Ruang Mayat Rumah Sakit Umum Ende, korban ditemukan tanpa busana di pinggir pantai jalur menuju Wolotopo. Melihat kondisi itu, warga kemudian melaporkan kepada pihak Kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Ndona, Tommy Kapasiang, di Ruang Mayat RSUD Ende menjelaskan pihaknya mendapatkan kabar dari masyarakat lalu menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk dievakuasi. Bersama tim Reskrim dari Polres Ende, pihaknya langsung menghantar korban menuju ruang mayat untuk melakukan visum.

“Kami masih terus telusuri kasus ini. Untuk sementara masih belum diberi keterangan,”ujarnya.

Ia menyebutkan korban terlihat tanpa busana dan tidak bernyawa lagi. Korban terlentang di atas pasir di bibir pantai sebelum dievakuasi.

Tommy menjelaskan kasus tersebut akan ditelusuri dalam waktu dekat setelah dimakamkan di kampung Reka. “Kita akan lanjutkan kasus ini. Kita masih tunggu hasil visum,”pungkas Tommy.

Di ruang mayat, beberapa orang dan Polisi korban masih menunggu kehadiran keluarga dari Reka. Mereka tampak sedih melihat kepergian ibu Sovia.

Bawa Patung Maria

Maksi Milianus Sumardi, keluarga korban saat ditemukan di RSUD Ende mengatakan korban keluar dari rumah di kampung Reka sejak Minggu (7/6/2015) sekitar pukul 06.00 pagi.

Korban mengenakan kain tenun Ende dan baju Ende. Korban juga membawa Patung Bunda Maria lantas meninggalkan keluarga tanpa pamit.

Ia menjelaskan korban sering sakit bawaan sejak kecil. Korban sering keluar sendiri tapi pada musim-musim tertentu.
“Mama keluar dari kemarin pagi. Dia pakai lawo lambu (pakaian Ende) dan sempat bawa Patung Bunda Maria. Kami tidak tahu dia pergi kemana,”ujar Maksi yang mengakui ponaan korban.

Maksi menuturkan,  keseharian korban bekerja sebagai penyulam dan menenun. Suami korban telah meninggal beberapa tahun silam dan tidak memiliki anak.

“Mama memang sakit bawaan, tapi kadang keluar rumah. Ya, kami tidak keberatan menerima keadaan ini,”tambah Maksi.

Korban akan disemayamkan di desa Reka, Kecamatan Ndona Kabupaten Ende. (Ian Bala)

Romo Wili : Selama Masih Ada Kemunafikan, Keadilan Tak Pernah Datang

Next Story »

27.669 Warga NTT Memilih Jadi TKI

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *