Warga Maumere Gembira Sambut Azizah

MAUMERE, FBC – Kedatangan Azizah Ismihayrunisa atau yang dikenal dengan Azizah KDI, ke kampung halamannya Maumere-Kabupaten Sikka, Sabtu (30/05/2015) dipenuhi rasa gembira dari para penggemarnya yakni warga kota Maumere.

Sehari sebelum Azizah tiba di Maumere, berbagai persiapan pun tak dapat dihindarkan, termasuk menghiasi lapangan Kota Baru Maumere, tampat Azizah akan tampil manggung.

Tonce Fernandez ketua panitia sukses Azizah kepada FBC, Jumat (29/05/2015), mengatakan, rombongan akan disambut dengan tarian di Geliting yang dibawakan oleh 40 orang penari Soka Papa. sambutan kedatangan, rombongan akan langsung menuju ke rumah orang tua Azizah.

Persiapan warga Kampung Beru di rumah orang tua Azizah guna menyambut kedatangan Azizah (Foto : Lucky Reyner)

Persiapan warga Kampung Beru di rumah orang tua Azizah guna menyambut kedatangan Azizah (Foto : Lucky Reyner)

Direncanakan sesudah beristirahat sebentar di rumahnya, sebut Tonce, Azizah dan rombongan langsung bertolak ke SMK Yohanes XXIII dan keuskupan Maumere guna bersilahturami dengan Uskup Maumere sesuai permintaan dari keluarga Azizah. Sesudah itu tambah Tom, Azizah akan kembali ke rumah untuk beristirahat sebab malamnya akan tampil di panggung nonton bareng.

Hal senada juga disampaikan Vicky da Gomez seksi humas panitia sukses Azizah saat bersama FBC berbincang dengan orang tua Azizah dan keluarga di kediaman orang tua Azizah, Jumat (29/05/2015).

Awalnya beber Vicky, panitia sudah merencanakan penyambutan di bandara Frans Seda Maumere dan menggelar konvoi dari bandara. Namun lanjutnya, belum adanya kepastian jadwal penerbangan rombongan dari Jakarta membuat panitia harus kordinasi ulang.

Sadarudin Daeng Sira dan Mariona orang tua Azizah saat ditanyai FBC mengenai tempat nginap Azizah selama di Maumere, menyampaikan, Azizah akan menginap di rumah sebab Azizah sudah kangen dengan ibu dan adiknya serta anggota keluarganya.

Mariona bahkan sudah mempersiapkan makanan kesukaan Azizah untuk dicicipi saat mendarat di Larantuka dan selama berada di rumahnya.

Azizah sebut Udin sudah menjadi milik semua masyarakat kabupaten Sikka dan Flobamora. Untuk itu dirinya berharap dan yakin semua masyarakat Flobamora akan mendukung Azizah lewat mengirimkan sms /pesan singkat  dukungan agar Azizah bisa meraih juara.

“ Azizah terkenal berkat dukungan dan kerja keras pantia, pers, management dan semua masyarakat Flobamora. Azizah sudah menjadi milik dan kebanggaan masyarakat Flobamora, untuk itu kami sangat berterima kasih sekali atas semua dukungan ini,” ungkapnya bangga.

Untuk diketahui,Azizah Ismi Khaerunisa lahir di kota Maumere, 06 November 1997. Azizah merupakan anak pertama dari Sadarudin Daeng Sira dan Mariona yang menetap di kelurahan Beru kecamatan Alok Timur kabupaten Sikka.

Bakat seni Azizah mengalir dari ayahnya yang merupakan seorang pemusik dan ibunya yang merupakana seorang penyanyi kampung di pulau Pemana.

Meski beragama Muslim Azizah sejak sekolah dasar mengenyam pendidikan di sekolah Katolik yakni SDK 3 Maumere, SMPK Yapentom II dan kini SMK Yohanes XXIII Maumere.

Saat pentas pertama Azizah juga melagukan Anariting Teo lagu daerah Sikka dan menari tarian Hegong. Demam Azizah sudah merasuki masyarakat Sikka, dimana di setiap tempat masyarakat sering membicarakan sosoknya. Bahkan namanya ramai diperguncingkan di media sosial.( ebd )

Pesisir Pantai Pulau Konga Dipenuhi Sampah Plastik

Next Story »

Ribuan Warga Sikka Turun ke Jalan Sambut Azizah

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *