SMA Demon Pagong Dapat Ijin Operasional

LARANTUKA, FBC – Sekolah Manengah Atas ( SMA ) Demon Pagong yang terletak di desa Lewokluok kecamatan Demon Pagong kabupaten Flores Timur (Flotim) berhak mendapatkan ijin operasional. Hasil visitasi yang dilakukan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga ( PPO ) Flotim, Senin ( 23/06/2015 ) memberikan nilai 88 kepada sekolah ini dan mendapatkan kriteria penilaian sangat baik.

Kepala sekolah SMA Demon Pagong, Valentinus Malik Lein,Spd. ( Foto : FBC/Ebed de Rosary )

Kepala sekolah SMA Demon Pagong, Valentinus Malik Lein,Spd. ( Foto : FBC/Ebed de Rosary )

Tim visitasi dari dinas PPO Flotim dipimpin sekertaris tim Yohanes Keliwu Beribe bersama dua anggota tim yakni Petrus Jukin Kedang dan Agustinus Kumanireng, setelah memeriksa segala administrasi yang disiapkan sesuai permintaan dan melakukan kunjungan ke sekolah memastikan bahwa SMA Demon Pagong yang sudah berdiri dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar selama 2 tahun layak diberikan ijin operasional.

Hal ini disampaikan kepala sekolah SMA Demon Pagong, Valentinus Malik Lein,Spd kepada FBC yang menghubunginya via telepon, Kamis ( 25/06/2015 ). Dikatakan Valens, tim yang ada bersama camat Demon Pagong, para kepala desa, tetua adat dan tokoh masyarakat sesudah mendengar hasil penilaian bergerak menuju lokasi sekolah. Hasil pemeriksaan langsung disampaikan kepada masyarakat dan orang tua wali murid yang kebetulan saat itu sedang kerja bakti membersihkan kompleks sekolah.

“ Saat itu langsung diumumkan di hadapan masyarakat. Masyarakat sangat senang sebab dengan ini SMA Demon Pagong layak mendapatkan ijin operasional dan bisa menyelenggarakan ujian nasional sendiri,“ ujarnya.

Surat Keputusan (SK) Ijin Operasionalnya papar Valens, akan diserahkan dinas PPO Flotim dalam waktu dekat bersamaan dengan penyerahan SK penegerian Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pati Beda. Memang dari dinas sambungnya, tidak mengatakan tanggal pastinya tapi dikatakan dalam waktu dekat sehingga kami harapkan mudah-mudahan sebelum tahun ajaran baru kami sudah mengantongi SK tersebut.

Setelah ada ijin operasional beber Valens, pihaknya akan mendaftar ke kementrian pendidikan di pusat sehingga bisa mendapatkan nomor pokok sekolah nasional ( NPSN).

Jika sudah mengantongi NPSN, papar Valens, maka SMA Demon Pagong bisa mendapatkan bantuan biaya seperti bantuan operasional sekolah (BOS), bantuan buat siswa miskin, dana infrastruktur dan fasilitas lainnnya.

Valens berharap agar masyarakat Demon Pagong khususnya, tidak segan lagi menyekolahkan anaknya di sekolah ini. Meskipun sekolah swasta namun sudah mendapat ijin operasional sehingga  sekolah ini sudah bisa menyelenggarakan ujian sendiri.

“ Saya memiliki prinsip bahwa anak punya kebebasan memilih sekolah namun saya hanya menghimbau bahwa sekolah ini didirikan untuk bisa membantu masyarakat Demon Pagong yang memiliki keterbatasan secara finansial. Jadi secara finansial orang tua yang tidak mampu lebih baik anaknya disekolahkan di sekolah ini “ pintanya.

Mohon Bantuan

Masyarakat, para kepala desa, camat, tokoh adat dan tokoh masyarakat senang dengan pencapaian ini. Camat Demon Pagong, Drs. Petrus Muda Wulagening bahkan memberikan apresiasi atas apa yang diraih SMA Demon Pagong dan SMP Pati Beda yang lokasinya berdekatan. Bahkan sebut Valens, camat mengatakan, tahun ini (2015) pemerintah kabupaten Flotim melalui dana Pengembangan Wilayah Kecamatan ( PWK ) akan membangun dua ruang belajar baru dan satu ruangan kepala sekolah bagi SMA Demon Pagong.

“ Saya sampaikan, ini buktinya selama 2 tahun kami dirikan sekolah ini kami tidak main-main. Mudah-mudahan masih ada orang lain yang menaruh simpati terhadap kami entah berupa dukungan moril maupun materil,“ ungkap guru di SMA Frateran Podor Larantuka ini.

Untuk sementara waktu papar Valens, SMA Demon Pagong masih bernaung di bawah Yayasan Pati Beda. Hal ini sebut Valens dikarenakan sekolah ini merupakan sekolah swasta sehingga harus ada payung hukumnya. Valens juga menyampaikan terima kasih kepada dinas PPO Flotim karena selama berdiri dan beroperasi SMA ini selalu mendapat perhatian yang ditandai dengan kunjungan pengawas dari dinas kesekolah melakukan pemantauan.

Untuk masyarakat Flotim khususnya Demon Pagong di perantauan, Valens menyampaikan bahwa sudah ada SMA Demon Pagong dan sudah mendapatkan ijin operasional sehingga dirinya mengharapkan perhatian dan dukungan dari semua masyarakat Demon Pagong.

Semuanya itu kata Valens, untuk sekolah ini bukan untuk siapa siapa tapi untuk generasi-generasi muda Demon Pagong sehingga paling tidak dengan adanya sekolah ini anak-anak di Demon Pagong minimal berijazah SMA.

“ Mohon memperhatikan kami, membantu memberikan sumbangn agar SMA ini makin lebih baik, makin maju dan makin eksis ke depannya dalam melayani pendidikan anak – anak Demon Pagong khususnya “ pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat kecamatan Demon Pagong berswadaya membangun gedung darurat sejak awal Januari 2015. Gedung sekolah dengan dua kelas tersebut merupakan bangunan sederhana berlantai tanah, berdinding Keneka (bambu belah ) serta beratapkan seng bekas.

Sekolah yang didirikan di atas tanah hibah warga masyarakat tersebut tersebut terletak di desa Lewokluok tepatnya di sekitar 300 meter dari jalan negara Trans Flores. Bangunan yang didirikan semua tiangnya memakai bambu bulat (bambu Petung) dengan luas ruang kelas sekitar 36 meter persegi. (ebd)

DKP Flotim Baru Miliki Alat Tes Formalin Tahun 2016

Next Story »

Pemkab Lembata Dukung Konservasi Perikanan Lokal

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *