Pelindo Maumere akan Lakukan Penataan Pelabuhan Laurens Say

Kapal pengangkut peti kemas yang sedang melakukan bongkar muat di pelabuhan Laurens Say Maumere. ( Foto : FBC/Ebed de Rosary )

Kapal pengangkut peti kemas yang sedang melakukan bongkar muat di pelabuhan Laurens Say Maumere. ( Foto : FBC/Ebed de Rosary )

MAUMERE, FBC - Perseroan Terbatas (PT) Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III cabang Maumere dipastikan akan melakukan perbaikan pelabuhan peti kemas di pelabuhan Laurens Say Maumere.

Dermaga kontainer ini, setelah ada penyerahan dari Kementerian Perhubungan dalam hal ini kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Laurens Say, maka pihak Pelindo cabang Maumere akan mengerjakan pembangunan lantainya serta menambah panjang dermaga dari 60 meter menjadi 200 meter.

General Manager Pelindo III cabang Maumere, Capt.Bahara Aritonang. ( Foto : FBC/Ebed de Rosary )

General Manager Pelindo III cabang Maumere, Capt.Bahara Aritonang. ( Foto : FBC/Ebed de Rosary )

Hal ini disampaikan General Manager Pelindo cabang Maumere, Capt. Bahara Aritonang kepada FBC yang menemuinya, Senin (08/06/2015 ). Pelindo cabang Maumere juga kata Bahara, dalam tahun 2015 dan 2016 akan membangun terminal penumpang dua lantai dan pembangunan dermaga penumpang yang lebih panjang di sisi timur areal pelabuhan. Selain itu tambahnya, juga akan dibangun warung makan dengan panjang 7 meter dan lebar 4 meter.

“ Konsepnya seperti di bandara agar lebih rapih dan tertata dengan baik. Ini juga termasuk investasi dari Pelindo “ ungkapnya.

Kapal yang sedang bersandara di pelabuhan Laurens Say Maumere dan melakukan aktifitas bongkar muat barang. ( Foto : FBC/Ebed de Rosary )

Kapal yang sedang bersandara di pelabuhan Laurens Say Maumere dan melakukan aktifitas bongkar muat barang. ( Foto : FBC/Ebed de Rosary )

Pemasangan con block untuk lantai sepanjang areal pelabuhan dan pemasangan lampu di areal pelabuhan turut dilakukan. Selama ini areal pelabuhan kata Bahara, sering gelap dimana beberapa buah lampu dimatikan akibat suplai daya dari pihak PLN masih kurang. Pihaknya pun lanjut Bahara sudah melakukan penambahan daya dengan beroperasinya pintu masuk pelabuhan yang baru.

“ Dengan adanya pintu masuk pelabuhan yang baru, pintu bagian timur akan dibongkar dan ditutup dan dilakukan pembenahan saluran air hingga ke laut sebab selama ini sering terjadi banjir akibat air hujan sering tergenang “ terangnya.

Dibangun di Luar Kota Maumere

Grand Design pelabuhan peti kemas Laurens Say 5 tahun ke depan beber Bahara,  direncanakan dibangun di luar kota Maumere. Luas pelabuhan Laurens Say selama ini hanya 3 hektar dan tentunya 5 tahun ke depan pelabuhan ini tidak representatif lagi.

Untuk itu tegas Bahara, pihaknya sudah membicarakan dengan pemerintah daerah agar menyediakan lahan yang lebih luas di wilayah barat kota Maumere minimal 8 kilometer dari Maumere untuk dijadikan areal pelabuhan peti kemas.

“ Minimal lahan yang dibutuhkan sekitar 10 hektar agar bisa mengantisipasi lonjakan kapasitas bongkar muat peti kemas yang setiap tahun meningkat,“ sebutnya.

Untuk jangka panjang 5 tahun ke depan beber Bahara, pelabuhan Laurens Say direncanakan menjadi pelabuhan penumpang dan dermaga kapal pesiar. Pelindo cabang Maumere juga sudah mempersiapkan agar nantinya bila dermaga peti kemas dipindah ke lokasi baru, hotel atau penginapan dan supermarket bisa dibangun di areal pelabuhan.

Penataan ulang dan perbaikan pelabuhan Laurens Say yang sudah direncanakan Pelindo Maumere ungkap Bahara dipercepat sesuai permintaan Pelindo III. Untuk itu pihaknya sudah merencanakan pengembangan pelabuhan jangka pendek (5 tahun ) dan jangka panjang (diatas 5 tahun) guna mengantisipasi lonjakan penumpang dan barang. Hal ini juga katanya,  sesuai dengan permintaan menteri Perhubungan RI Ignasius Jonan saat meninjau pelabuhan ini, Sabtu ( 06/06/2015 ) kemarin.

Dipercepat

Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PT.Pelindo III Totok Heli Yanto saat memberikan sambutan peresmian pintu masuk pelabuhan Laurens Say yang baru Sabtu (30/05/2015) mengatakan, Presiden Jokowi meminta agar pembangunan pelabuhan yang sudah direncanakan Pelindo dalam 5 tahun dipercepat menjadi 3 tahun.

Untuk itu, tahun ini (2015) sebut Totok, Pelindo akan membangun kantor baru cabang Maumere serta dalam waktu 2-3 tahun akan dipercepat pembangunan pelabuhan dan segala fasilitas pendukungnya.. Sebab jika tidak dipercepat, tambahnya, pelabuhan Laurens Say Maumere tetap lambat perkembangannya.

Pelabuhan Laurens Say Maumere saat ini yang masih berlantai tanah dan berlubang ( Foto : FBC/Ebed de Rosary )

Pelabuhan Laurens Say Maumere saat ini yang masih berlantai tanah dan berlubang ( Foto : FBC/Ebed de Rosary )

“ Pelabuhan Maumere akan menjadi pintu gerbang untuk mem-back up seluruh pelabuhan di Flores.Pembangunan ini juga nantinya membuat pelabuhan Maumere cukup diperhitungkan di wilayah timur,“ ujar Totok.

Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Laurens Say Maumere, Juzra Irawan dalam kesempatan yang sama mengapresiasi hadirnya pintu masuk pelabuhan yang beroperasi awal Juni 2015. Menurut Juzra, pintu masuk pelabuhan yang baru memberi semangat baru dalam rangka meningkatkan pelayanan, keamanan, kenyamanan dan kelancaran peningkatan kegiatan di pelabuhan ini ke depannya. Pelabuhan kata Juzra dapat dijadikan tolak ukur pemgembangan ekonomi sebuah daerah sebab merupakan pintu gerbang masuknya barang, penumpang dan hewan.

Semakin ramai kegiatan di pelabuhan sambungnya, akan dapat meningkatkan ekonomi dan pendapatan daerah. Perkembangan pelabuhan pinta Juzra harus juga meningkatkan kesejahteraan mitra yang bekerja di pelabuhan seperti perusahaan pelayaran, tenaga kerja bongkar muat, perusahaan bongkar muat serta mereka yang berusaha di pelabuhan.

“ Adanya program tol laut diharapkan disparitas harga barang tidak terlalu jauh antara wilayah barat dan timur sehingga daya beli masyarakat bisa meningkat,“ ungkapnya.

Bupati Sikka, Drs. Yoseph Ansar Rera saat bersamaan mengatakan sangat mendukung dan siap bekerja sama dengan Pelindo dan Syahbandar Maumere dalam pengembangan pelabuhan. Pelabuhan Laurens Say tutur Ansar, harus ditata seindah dan serapi mungkin sehingga bisa memberikan kenyamanan dan pelayanan maksimal kepada pengguna dan masyarakat.

Pemerintah kabupaten Sikka juga lanjut Ansar, akan memperindah kali mati di bagian timur pelabuhan dan menatanya sehingga bisa membuat sisi timur pelabuhan terkesan tidak kumuh dan dipenuhi sampah. (ebd)

DPD RI Bangun Gedung Aspirasi Rakyat Senilai Rp 21 Miliar

Next Story »

Pemerintah Promosi Puncak Ile Lewotolok, Pos Pemantau Ingatkan Wisatawan

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *