Menteri Jonan Janji Bangun 10 Bandara di NTT

Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman Ende (Foto : Dokumentasi FBC)

Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman Ende (Foto : Dokumentasi FBC)

MAUMERE, FBC - Kementerian Perhubungan pada tahun 2015 dan 2016 akan membangun pelabuhan udara di wilayah Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Untuk tahun 2015, Kementerian Perhubungan akan membangung sarana dan pra sarana beberapa pelabuhan seperti di Soa, Larantuka,  Maumere, Ende, Atambua dan lainnya.

Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan menjawab pertanyaan wartawan di Kupang, Sabtu (06/06/2015). Dikatakan Jonan, ada 10 bandara di NTT yang akan ditambah sarana dan pra sarananya serta dibangun baru. Pembagunan bandara ini sebut Jonan, tentunya disesuaikan dengan permintaan pemerintah daerah dan memperhatikan aspek terkait lainnya.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat berbicara di restaurant Dapur Nakamese-Kupang,  usai penyerahan hadiah lomba foto infrastruktur NTT. ( Foto : FBC/ Ebed de Rosary )

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat berbicara di restauran Dapur Nakamese-Kupang, usai penyerahan hadiah lomba foto infrastruktur NTT. ( Foto : FBC/ Ebed de Rosary )

“ Banyak pelabuhan udara yang akan dibangun. Kalau pak gubernur dukung saya pasti dukung,“ tegasnya.

Saat ditanya wartawan mengenai pembangunan bandara di Adonara kabupaten Flores Timur, Jonan memastikan, pembangunannya akan dilakukan di tahun 2016. Bandara di Atambua juga sambung Jonan, akan ditambah run way nya karena terlalu pendek.

Alokasi anggaran untuk pengembangan infrastruktur di NTT tahun ini, kata Jonan merupakan fokus perhatian kementerian yang dipimpinnya agar daerah-daerah yang selama ini seperti dipandang sebelah mata dan membuat pembangunan infrastruktur perhubungannya berjalan sangat lamban akan diprioritaskan.

“Jangan hanya kita bangun di Jawa, Sumatera, tetapi Papua, NTB, Bali, Maluku, Sulawesi, NTT, dan lainnya juga harus dibangun semuanya menjadi sama. Karena kita ini satu Indonesia, yang harus sama perkembangannya dari Sabang sampai Merauke,“ungkapnya.

Dalam kunjungannya ke NTT kali ini, menurut Jonan, dirinya lebih cenderung untuk memperbaiki air side atau sisi udara seperti perbaikan kualitas runway atau landasan pacu yang kurang panjang atau kurang lebar. Juga terkait peralatan navigasi yang harus diperbaiki.

Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya saat ditanyai wartawan mengatakan, dalam tahun 2015 sejumlah lapangan terbang di NTT akan dibenahi, antara lain Bandara Turelelo di Bajawa, Bandara H Hassan Aroeboesman di Ende, Bandara Frans Seda di Maumere, Bandara Gewayan Tanah di Larantuka, Bandara AA Bere Tallo di Atambua, Bandara El Tari Kupang, Bandara Saudale di Rote Ndao, dan Bandara Tambolaka di Sumba Barat Daya.

Bandara El Tari Kupang yang selama ini dikelola Pangkalan TNI-AU El Tari Kupang, sebut Lebu Raya, kemungkinan akan dipindahkan ke lokasi lain di wilayah Kabupaten Kupang yang lebih representatif dan berada di bawah pengelolaan penuh PT Angkasa Pura.

Kementerian Perhubungan sambungnya, pada prinsipnya mendukung rencana Pemprov NTT untuk memindahkan lokasi bandara tersebut, jika lalu lintas penerbangan di Bandara El Tari Kupang dinilai sudah padat oleh pengelola bandara. (Ebd )

Ebed de Rosary, Jurnalis Floresbangkit Juara I Lomba Foto Infrastruktur NTT

Next Story »

Baliho Bertebaran, 11 Bakal Calon Bupati Siap Bertarung di Pilkada Manggarai

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *