Menteri Jonan dan Menteri Saleh Husin Kunjungi Ende

ENDE, FBC-Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan Menteri Perindustrian  Saleh Husin berkunjung ke Ende, Sabtu (6/6/2015), sekitar pukul 11.30 wita.

Bertepatan dengan tanggal lahirnya Sang Proklamator Soekarno, kedua menteri ini  berkesempatan mengunjungi rumah Pengasingan Bung Karno di Jalan Perwira, dan selanjutnya mengunjungi Pelabuhan Ippi Ende yang dikelola Pelindo.

Menteri Ignasius Jonan  dan rombongan saat berkunjung ke Pelabuhan Ippi Ende-NTT (Foto : FBC/Ian Bala)

Menteri Ignasius Jonan dan rombongan saat berkunjung ke Pelabuhan Ippi Ende-NTT (Foto : FBC/Ian Bala)

Saat berkunjung ke Pelabuhan Ipi, Menteri Jonan dan Menteri Saleh Husin, didampingi ketua Komisi V DPR RI Fery Djemi Francis, Bupati Ende Marselinus YW Petu, Pihak Pelindo III, Ketua DPRD Ende Herman Yosep Wadhi.

Menteri Jonan saat ditanya wartawan di Bandara H Hasan Aroeboesman Ende usai berkunjung ke Pelabuhan Ippi menjelaskan beberapa pelabuhan yang ditangani oleh Pelindo I hingga Pelindo IV memiliki kapasitas belum ke tahap komersial sehingga perkembangan berjalan pelan.

Jonan menjanjikan akan mengusulkan kepada Presiden, agar pihak kementerian BUMN dan kementerian perhubungan untuk bekerja sama mengelola pelabuhan.

“Kita cek pelabuhan itu, kalau pelabuhan yang dikerjakan Pelindo tidak secara komersial dikembalikan kepada pihak perhubungan saja sehingga biaya pengembangan bisa menggunakan APBN Perhubungan,”kata Jonan.

Ia menuturkan Perhubungan bersiap untuk melanjutkan pembangunan pelabuhan tidak komersial yang dikelola Pelindo. Menurutnya, hal tersebut untuk mempermudahkan dan mempercepat kebutuhan ekonomi di tingkat daerah.

“Kalau BUMN ingin melajutkan pengembangan, ya kita serahkan,” kata Menteri Jonan.

Terkait dengan harga komoditi di Indonesia wilayah Tengah dan Timur yang tidak berimbang, dalam waktu dekat pihak perhubungan akan menyiapkan kapal bersubsidi perintis yang dikelola oleh pihak Pelni.

“Mudah-mudahan ada kapal yang kami tugaskan ke Pelni. Ini kami upaya agar harga di wilayah timur berimbang,”ujar Jonan. (Ian Bala)

27.669 Warga NTT Memilih Jadi TKI

Next Story »

Festival Seni dan Budaya Lamaholot Hadir di Jakarta

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *