Dana Bos Tahap Pertama Belum Cair, Sekolah Terpaksa Pinjam Dana dari Pihak Lain

LABUAN BAJO, FBC- Sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Manggarai Barat hingga memasuki  Juni 2015 belum menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahap pertama. Padahal, dana tersebut seharusnya sudah dicairkan pada bulan Maret 2015.

Akibat belum dicairkannya dana BOS tersebut sejumlah sekolah terpaksa meminjam dari pihak lain untuk menalangi kekurangan biaya baik untuk honor guru atau pegawai maupun untuk memfasilitasi kegiatan di sekolah-sekolah.

Gedung SDI Nara di Desa Wae Kanta Lembor yang rusak. (Foto : FBC/Kornelius Rahalaka)

Gedung SDI Nara di Desa Wae Kanta Lembor yang rusak. (Foto : FBC/Kornelius Rahalaka)

Kepala Sekolah SD Inpres Nara Desa Wae Kanta, Yohanes Raman kepada FBC yang ditemui beberapa waktu lalu mengeluhkan belum dicairkannya dana BOS untuk tahap pertama yakni Januari-Maret. Akibat belum direalisasikannya dana BOS tersebut, pihaknya belum bisa membayar lunar honorarium para guru dan pegawai di sekolah tersebut.

“Kami heran, karena sampai sekarang dana BOS tahap pertama belum juga cair. Sedangkan untuk tahap dua sudah cair. Kami kesulitan membayar honor guru dan pegawai. Kami berharap pemerintah segera memperhatikan hal ini,”ujarnya.

Raman menuturkan, kondisi serupa dialami pula oleh sejumlah sekolah di wilayah itu. Namun pihaknya belum mengetahui secara pasti berapa sekolah yang belum mendapatkan dana BOS tahap pertama.

Belum dicairkannya dana BOS tahap pertama diakui oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Manggarai Barat. Kadis PPO, Marten Magol ketika dikonfirmasi menyatakan, dana BOS belum bisa dicairkan karena ada kesalahan input data yang dikirimkan oleh ppihak sekolah kepada pemerintah pusat.

“Memang benar, ada beberapa sekolah yang belum mendapatkan dana BOS tahap pertama karena kesalahan pada input data yang dikirim ke pemerintah. Tapi kita sudah perbaiki dan dana itu akan segera kita cairkan,”ujarnya.

Dijelaskan, kepala sekolah atau sekolah-sekolah yang menerima program dana BOS atau dana-dana lainnya yang bersumber dari pemerintah pusat sebaiknya memperhatikan berbagai persyaratan atau ketentuan yang berlaku agar pemerintah tidak mengalami kesulitan dalam menginput data-data yang dikirim dari sekolah-sekolah di daerah.

Kata dia, biasanya dana-dana tersebut akan dicairkan tepat waktu bilamana semua persyaratan telah dipenuhi oleh penerima program. Karena itu, setiap sekolah wajib memperhatikan berbagai ketentuan yang berlaku. (Kornelius Rahalaka)

Puluhan Wisatawan Asal Australia Kunjungi Danau Kelimutu dan Kampung Adat Rada Ara

Next Story »

Warga Lembor Keluhkan Buruknya Infrastruktur Publik

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *