PNS Kumpul Dana Dukung Azizah, Tidak Termasuk Gratifikasi

MAUMERE, FBC - Pengumpulan dana di lingkup Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dipergunakan untuk mendukung Azizah, salah satu putri kabupaten Sikka yang sedang mengikuti Kontes Dangdut Indonesia (KDI) yang disiarkan MNC TV bukan merupakan pungutan liar dan masuk dalam kategori gratifikasi. Pemungutan dana tersebut spontanitas para PNS sendiri, dilakukan secara sukarela tidak ada paksaan dan  merupakan sumbangan yang dilakukan perorangan.

Hal ini merupakan sumbangsih sebagai sesama warga masyarakat kabupaten Sikka dalam memberikan dukungan. Kegiatan ini juga menjadi bukti bentuk partisipasi, solidaritas PNS selain mereka juga melakukannya lewat mengirimkan sms (short message service) dukungan.

Azizah Ismi Hayrunisa tampil duet bersama sanga ayah Sadaruddin Daeng Sira saat pentas di babak 8 besar kontes KDI. ( Foto diambil dari layar televisi/ Ebed de Rosary )

Azizah Ismi Hayrunisa tampil duet bersama sanga ayah Sadaruddin Daeng Sira saat pentas di babak 8 besar kontes KDI. ( Foto diambil dari layar televisi/ Ebed de Rosary )

Hal ini disampaikan wakil Bupati Sikka, Drs. Paolus Nong Susar kepada FBC yang menemuinya, Sabtu (16/05/2015). Mau bilang kecewa tapi saya terkejut sebut Nong Susar ketika di sebuah media ada ungkapan agar pemda harus memberikan satu penghargaan.

Menurut Nong Susar, salah satu bentuk penghargaan sudah kita lakukan yakni memberikan tempat milik pemda Sikka di pusat Jajanan dan Cinderamata buat acara nonton bareng. Yang kedua lanjutnya, dengan memberikan dana secara spontanitas.

“ Sekarang kalau diminta pemda Sikka memberikan uang lanjutnya, mau diambil dari mana. Apakah ada komponen uang untuk membantu? Dana Kesra ada tapi disitu tidak ada pos nya, harus disiasati dari pos mana? Kalau dipaksa dikeluarkan dari pos yang tidak sesuai peruntukannya, orang yang mencairkannya bisa masuk penjara,“ ujarnya.

Nong Susar menyebutkan, dana yang dikumpulkan PNS merupakan spontanitas dari masyarakat Sikka yang tergabung dalam paguyuban termasuk kelompok PNS. Uang yang diberikan juga tidak dibatasi, siapa pun yang mau memberi baik 10 ribu rupiah atau 1 juta rupiah itu merupakan hak orang, kita tidak bisa persoalkan.

Bentuk dukungan sambungnya, bermacam-macam. Dicontohkan Nong Susar, wartawan memberikan dukungan dengan pemberitaan sementara Pemda Sikka dengan memberikan tempat untuk acara nonton bareng. Ada juga yang memberikan dukungan dengan mengirimkan sms.

Duta Wisata

Saat ditanyai FBC apa yang ingin disampaikan pemerintah Sikka terkait fenomena Azizah ini, Nong Susar menyampaikan, pertama, pemda Sikka merasa bangga.

Wakil Bupati Sikka, Drs. Paolus Nong Susar ( Foto : FBC/ Ebed de Rosary )

Wakil Bupati Sikka, Drs. Paolus Nong Susar ( Foto : FBC/ Ebed de Rosary )

Maumere yang tadinya orang tidak mengenalnya secara spektakuler ucap Nong Susar, sejak tampilnya Azizah menjadikan Maumere makin dikenal dan mempunyai magnet tersendiri. Azizah bukan satu-satunya tapi di sekelilingnya ada solidaritas besar seperti yang disampaikan Tonce Fernandez selaku ketua panitia.

Azizah juga menjadi perekat keberagaman dan menjadi duta kabupaten Sikka dalam berbagai aspek.Kalau dari segi visi misi dan promosi pemimpin saat ini, papar Nong Susar,  dia bisa dikategorikan duta wisata. Hal ini yang sekarang sedang kita bicarakan tapi yang jelas Azizah baik secara langsung maupun tidak langsung sudah mempromosikan kabupaten Sikka. Bentuk penghargaan kepada Azizah akan diberikan saat Azizah kembali ke Sikka.

“ Bentuk reward nya saya belum bisa katakan tapi yang real sekarang seperti yang saya katakan tadi, memberikan tempat dan juga perhatian,“ ungkapnya.

Pemersatu Masyarakat

Anggota DPRD  Sikka, Maria Angelorum Mayestati yang ditemui FBC Senin ( 18/05/2015 ) mengapresiasi langkah spontanitas para PNS Pemkab Sikka. Bagaimanapun juga sebut Mayestati, Azizah butuh dukungan kita.

Kita semua tahu, sekalipun suara Azizah bagus namun ketika dia kalah dalam polling sms maka dia akan tersingkir,” kata Mayestati.

Selain sebagai anggota DPRD, sebagai pribadi tutur Mayestati dirinya merasa fenomena Azizah ini positif dimana dengan tampilnya Azizah di KDI semua orang megetahui Maumere. Azizah juga tambah Mayestati sudah mengharumkan nama kabupaten Sikka, dimana tampilnya Azizah bisa membuka mata semua orang di negeri ini bahwa Maumere itu ada.

“ Bagi masyarakat Sikka saya ingin sampaikan terima kasih untuk semua yang mendukung. Dengan hadirnya Azizah dia sudah mempersatukan seluruh masyarakat Sikka meski dia masih duduk di bangku SMK.Kalau kita punya putra-putri yang memiliki potensi lebih, baik di dunia seni dan budaya dan lainnya kita harus dukung dan promosikan,“ pungkasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Sikka, dr.Valens Sili Tupen, MKM kepada wartawan menyebutkan, jumlah dana yang terkumpul hingga Selasa ( 12/05/2015 ) sudah sebanyak 14 juta rupiah.

Dana tersebut pengumpulannya di kordinir sekda sementara yang mengaturnya bagian kesejahteraan rakyat ( Kesra) pemkab Sikka. (ebd)

Pemimpin Flotim Mendatang Harus Lebih Inovatif

Next Story »

Alokasi Dana Tidak Sesuai, Pemkab Sikka Tolak Rencana Peningkatan Fasilitas RSUD TC Hillers

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *