Pemkab Sikka Mulai Wujudkan Tekad Bangun “Sikka Innovation Center”

MAUMERE, FBC – Pendirian Sikka Innovation Center yang selama ini diperbincangkan pemerintah kabupaten Sikka dan DPRD Sikka kini mulai menampakan titik terang. Keseriusan pemda Sikka dalam merealisasikan rencana ini dimulai dengan digelarnya FGD (Focus Group Discussion) dan workshop Pembanguanan Sikka Inovation Center (SIC) selama 3 hari sejak Senin (18/05/2015) sampai Rabu (20/05/2015).

Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera saat membuka kegiatan pra kondisi di aula hotel Pelita Maumere. Senin (18/05/2015) mengatakan, SIC mendapat suport dari lembaga pendidikan Cristo Rei keuskupan Maumere dan DPRD Sikka. Disebutkan Ansar, tekad dan niat pemerintah membangun SIC saat pemerintah bersama Cristo Re berkunjung ke Solo dengan difasilitasi oleh ATMI Solo.

“ Setelah melihat, ada ide kalau ini juga dibangun di daerah kita ini sangat bagus, “ ujarnya.

Kegiatan Focus Group Discussion dan workshop Pembanguanan Sikka Inovation Center yang diselenggarakan pemerintah kabupaten Sikka. (Foto : FBC/Ebed de Rosary)

Kegiatan Focus Group Discussion dan workshop Pembanguanan Sikka Inovation Center yang diselenggarakan pemerintah kabupaten Sikka. (Foto : FBC/Ebed de Rosary)

Setelah DPRD juga melakukan kunjungan ke sana maka disepakati untuk secepatnya direalisasikan. Dalam perjalanan persiapan ada info Bappenas ada siapakan 100 Techno Park. Tapi ternyata Sikka namanya belum termasuk di Bappenas tapi kami terus bergerak meski belum terdaftar. Pemerintah Sikka sangat berterima kasih sebab ada respon positif dari kementrian kordinator perekonomian, LIPI dan Techno Park.

“ Mudah-mudahan Sikka yang sudah mulai siapa tahu tahun ini bisa ada jalan dan bisa dimulai.Kami dengar harus ada rekomendasi dari LIPI juga dan kami berterima kasih sebab orang LIPI berkenan hadir mengikuti diskusi,“ tuturnya.

Diungkapan Ansar, direncanakan SIC nantinya bisa sejalan dengan sektor unggulan yakni pertanian, perkebunan dengan komoditi unggulan serta perikanan. Diharapkan diskusi ini bisa menghasilkan point terkait teknologi apa yang akan dikembangkan di SIC nantinya sehingga ada nilai tambah bagi masyarakat dan bisa meningkatkan kesejahteraan.

“ Terhadap hal ini pemerintah telah menyiapkan lahan dan akan didukung dengan berbagai fasilitas yang dibutuhkan : tambahnya.

Ketua DPRD Sikka, Rafael Raga, SP dalam sambutannya menyambut positif kegiatan yang dilaksanakan ini. Pemerintah dan DPRD Sikka berharap agar workshop dan FGD kali ini bisa menghasilkan rekomendasi yang harus ditindaklanjuti agar apa yang direncanakan bisa segera terwujud. Perdebatan tidak akan selesai demikian Rafael untuk itu mulai sekarang harus dilakukan pembangunan terutama membangun sumber daya manusia.

“ Marilah kita rembug bersama, berpikir bersama dan bersama berpikir agar apa yang direncanakan bisa terealisasi “ ungkapnya.

Tampil sebagai nara sumber, Dr. Totok Haribowo dari Kementrian Kordinator bidang Perekonomian yang memaparkan materi “ Kebijakan Peningkatan Daya Saing dan Peran Ekonomi Kabupaten Sikka dalam Persaingan Global “ serta “ Pengembangan Technopreneur Berbasis Agribisnis dan Perikanan Rakyat dalam Wadah Pusat Inovasi UMKM “.

Selain itu, kepala Pusat Inovasi LIPI Dr. Nurul Taufiqu Rohman membawakan materi terkait “ Peran dan Fungsi Pusat Inovasi Daerah “ sementara rekannya Nurleni Ukar,Msi, kepala Biro Perencanaan dan Keuangan LIPI membawakan materi “ Peran LIPI dalam mendukung Daya Saing Daerah “.Juga turut serta kepala sub bidang Ekonomi dan Prasarana Kota, Bappeda Suarakarta,Dra.Riche Candrawati,Msi membawakan materi berjudul “ Strategi Kebijakan Pendirian Pusat Inovasi Daerah dalam Rangka Peningkatan Daya Saing dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah “.

Kegiatan yang dipandu Ir.A.R Heny ini juga melakukan diskusi guna “ Menggali Potensi Ekonomi Kabupaten Sikka Sektor Agro Industri dan Perikanan Rakyat “serta“ Sikka Inovation Center, Solusi Daya Saing dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah dan Visioning SIC “. Kegiatan diikuti 70 peserta yang terdiri dari anggota DPRD Sikka, para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), utusan dari sekolah kejuruan dan perguruan tinggi di kabupaten Sikka.

Disaksikan FBC, kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 wita ini dilaksanakan meski para pejabat dan anggota DPRD belum hadir sebab masih mengikuti rapat di gedung dewan. Sekitar pukul 11. 00 wita ketua dan anggota DPRD Sikka, Bupati Sikka, Drs,Yoseph Ansar Rera, wakil bupati Sikka,Drs.Paolus Nong Susar, sekda Sikka, dr.Valens Tupen,MKM, Dandim 1603 Sikka, Letkol Letkol Arhanud Sattya Wardhana, Wakapolres Sikka, Kompol Suprihayanto, SIK serta Danlanal Maumere, Kolonel Pelaut Charmadi hadir di tempat kegiatan. ( ebd )

Harkitnas, Menteri Puan Usulkan Ende Sebagai Kota Soekarno

Next Story »

Validasi Data Penting untuk Tentukan Kelompok Sasaran Bantuan

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *