Pasar Tingkat Maumere Terbakar

Pedagang Minta Pemerintah Jangan Berlama-Lama, Segera Rehab Pasar

MAUMERE, FBC – Kebakaran kembali melanda pasar tingkat Maumere setelah sebelumnya  di tahun 1994 sempat terjadi kebakaran.

Kebakaran yang terjadi Minggu (17/05/2015 ) sekitar jam 20.30 Wita menghanguskan 8 los di lantai dua pasar tingkat dimana 7 los merupakan los tailor (penjahit) yang juga menjual aneka jenis kain dan sarung tenun sementara satu los merupakan lembaga kursus pelatihan dan toko kumputer.

Los penjahit dan komputer di pasar Tingkat Maumere yang mengalami kebakaran. ( Foto : FBC/ Ebed de Rosary )

Los penjahit dan komputer di pasar Tingkat Maumere yang mengalami kebakaran. ( Foto : FBC/ Ebed de Rosary )

Kepala dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Sikka, Drs. Kensisus Didimus yang ditemui FBC, Senin ( 18/05/2015 ) di lokasi pasar Tingkat Maumere menjelaskan, api berasal dari los penjahit Tip Top milik bapak Emanuel.

Kensius menyebutkan, sebelumnya kejadian aliran listrik di areal pasar sempat padam dan kemungkinan para pedagang menyalakan lilin atau adanya korselt atau hubungan arus pendek.

“ Pihak kepolisian sedang memeriksa pemilik kios dan para saksi. Mudah-mudahan secepatnya akan diketahui penyebabnya “ ujarnya.

Selamatkan Barang

Agustinus Bani pemilik usaha jasa studio foto yang menempati 4 los di lantai dua Pasar Tingkat Maumere, saat disambangi FBC Senin (18/05/2015 ) mengisahkan, sekitar pukul 20.30 Wita dirinya ditelepon oleh saudara yang mengabarkan kebakaran di pasar tempat usahanya. Bersama para pegawai dan warga sekitar tempat tinggalnya, Agus bergegas ke lokasi pasar dan mengamankan semua barang miliknya.

Agus menuturkan, tempat usahanya yang berada ± 6 meter sebelah timur los yang terbakar sempat dipenuhi asap dan lidah api sempat mendekati los A1 sampai A4 miliknya. Untung saja sebut Agus,  mobil pemadam kebakaran cepat tiba dan menyemprotkan air. Terdapat 4 mobil pemadam kebakaran milik pemerintah kabupaten Sikka, BPBD Sikka dan Polres Sikka yang dikerahkan memadamkan api.

“ Semua barang saya bisa diselamatkan dan dipindahkan dari lantai dua ke rumah saya. Kalau pemadam kebakaran tidak cepat datang, mungkin pasar sudah rata dengan tanah sebab los di sekitarnya ditempati penjahit dan pakaian,“ paparnya.

Mesin jahit, benang, kain serta perabotan di los penjahit Santi dan beberapa los di sebelahnya tidak dapat diselamatkan saat kebakaran melanda pasar Tingkat Maumere. ( Foto : FBC/ Ebed de Rosary )

Mesin jahit, benang, kain serta perabotan di los penjahit Santi dan beberapa los di sebelahnya tidak dapat diselamatkan saat kebakaran melanda pasar Tingkat Maumere. ( Foto : FBC/ Ebed de Rosary )

Semua barang miik Agus seperti komuputer, printer, mesin cetak, kamera, alat shooting dan mesin foto copy semuanya dikeluarkan dan diamankan. Hanya beberapa lemari kaca miliknya banyak yang pecah akibat panas dari api yang berkobar.Pemilik usaha di sebelahnya dan yang menempati los di lantai dua sebelah utara maupun selatan dari lokasi kebakaran beber Agus saat terjadi kebakaran juga mengeluarkan barang-barang dari tempat usahanya.

Hal senada juga disampaikan Odmarus Yoseftian pemilik Portuwo Tailor dimana los kios miliknya juga mengalami kerusakan dan ikut dilalap api sebagian. Dikatakan Odmarus,sesudah ditelepon teman pedagang,  dirinya bergegas ke lokasi usahanya dan mendapati rolling door kiosnya sudah terbuka tetapi barang-barang miliknya masih ada di dalamnya. Dirinya bersama keluarga langsung mengamankan 4 mesin jahit, kain dan benang yang ada di dalamnya.

Odmarus menyampaikan, los usaha yang terbakar mulai dari A35 sampai A40 yang terdiri dari Tip Top Tailor, Bovent Tailor, Santi Tailor, Kembang Sutra Tailor, Sintia Tailor dan LKP Kembang Mini Komputer. Jika para pedagang tidak merubuhkan plafon di sebelah barat samping los yang terbakar papar Odmarus, kemungkinan besar api akan merambat dan membakar semua los di sebelah barat.

Tata Ulang

Baik Agus maupun Odmarus meminta agar pemerintah kabupaten Sikka harus menata ulang bangunan pasar sebab kondisi saat ini sudah semakin semrawut. Para pedagang di lantai dasar membangun tenda-tenda menggunakan terpal di bagian tengah los pasar untuk berjualan. Hal ini membuat para pengunjung susah melintas. Bahkan tutur Agus, pedagang juga menempati badan jalan dan menggelar dagangan di setiap lorong pasar.

“ Saya minta pemerintah jangan berlama-lama dan secepatnya melakukan rehab bangunan pasar sehingga kami secepatnya berusaha, apalagi kami ini usaha jasa yang dibutuhkan orang setiap saat. Saat ini mau masuk musim penerimaan siswa dan mahasiswa baru dan kami biasanya sangat ramai dikunjungi,“ tegas Agus

Disaksikan FBC, bangunan pasar di lantai dasar sangat semrawut tidak ada penataan dan orang berdagang di setiap lorong pasar. Hampir semua los ditempati pedagang pakaian. Jika terjadi kebakaran maka cepat sekali bangunan ludes terbakar sebab tidak ada jalan bagi mobil pemadam untuk lewat.

“ Pasar ini harus ditata kembali apalagi kami di lantai atas ini jalan masuk dan tangga sudah penuh pedagang membuat pengunjung susah lewat. Kita mau usaha di mana lagi , sebab satu satunya tempat yang nyaman ya cuma disini,“ sebut Agus.

Disaksikan FBCdi lokasi kebakaran, asbes dan plafon yang runtuh memenuhi sebagian besar arela di lantai satu Pasar Tingkat yang terbakar. Di los yang terbakar terlihat beberapa mesin jahit hanya tingggal rangkanya saja. Semua pemilik los sibuk membersihkan dan merapikan tempat usahanya. Rangka kayu plafon masih tergelatak di tangga masuk ke lantai satu di sebelah barat. Air pun masih menggenangi hampir semua lantai yang ada.

Meski sudah dipasangi police line ( garis polisi ) namun masyarakat yang datang menyaksikan dari dekat, bebas keluar masuk menerobos garis polisi. Para pemilik los yang terbakar pun sibuk membersihkan tempat usahanya.

Emanuel pemilik los tempat api berasal tak tampak di lokasi kebakaran dan saat ditanyai FBC, para pedagang menyampaikan kemungkinan dirinya sedang dimintai keterangan di kantor polisi. Terlihat hadir beberapa anggota polisi dari Polres Sikka di sekitar lokasi kebakaran di lantai satu. (ebd )

Pasar Tingkat Maumere Terbakar, Kios Sembako Dijarah

Next Story »

Pemimpin Flotim Mendatang Harus Lebih Inovatif

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *