Pasar Tingkat Maumere Terbakar, Kios Sembako Dijarah

MAUMERE, FBC – Kebakaran yang melanda Pasar Tingkat Maumere, Minggu (17/05/2015) sekitar pukul 20:30 Wita dimanfaatkan sekolompok orang untuk melancarkan aksi mencuri. Para pencuri mengambil barang-barang berupa sembako yang berada di los sembako di lantai dasar persis berada di bawah los pasar yang terbakar di lantai satu.

Hal ini dikeluhkan Haji Udin pemilik toko sembako Mario kepada FBC yang menemuinya di los kios sembako miliknya, Senin (18/05/2015 ). Dikatakan Udin, saat terjadi kebakaran, anak lelakinya membuka rooling door kios miliknya untuk menyelamatkan barang dagangan yang ada di dalamnya agar tidak ikut terbakar atau rusak.Mereka mengeluarkan barang dagangan dan mengangkutnya ke jalan raya.

Asbes plafon yang jatuh dan memenuhi sebagian area lantai  satu di Pasar Tingkat  Maumere. ( Foto : FBC/Ebed de Rosary )

Asbes plafon yang jatuh dan memenuhi sebagian area lantai satu di Pasar Tingkat Maumere. ( Foto : FBC/Ebed de Rosary )

Dikarenakan situasi panik beber Udin, dirinya tidak memperhatikan lagi orang-orang lain yang juga ikut mengangkut barang dagangan yang ada di dalam kios sembakonya. Akibat kejadian ini dirinya kehilangan beberapa karung beras, jagung giling, mie instan, minyak goreng dan beberapa barang dagangan lainnya.

“ Setengah barang dagangan saya dijarah orang tak dikenal yang datang menyaksikan terjadinya kebakaran. Saya belum bisa pastikan jumlahnya berapa,“ ujarnya.

Menurut Udin, para pencuri memanfaatkan kesibukan dan kepanikan mereka saat menyelamatkan barang dagangan. Saat ditanyai FBC, berapa jumlah kerugian yang dialaminya, Udin mengatakan yang jelas dirinya rugi puluhan juta rupiah.

Saat disambagi FBC, Udin bersama isteri dan beberapa pedagang pemilik kios di sekitarnya ikut membantu membersihkan kios miliknya. Saat rolling door dibuka, barang dagangan yang ada didalamnya sudah kosong bahkan rak-rak yang dipenuhi kardus mie instan, sabun mandi dan minyak goreng terlihat kosong isinya sudah tidak ada.

“ Mau bagaimana lagi namanya musibah, kami hanya pasrah saja dan sekarang mau merapikan dan memperbaiki rolling door agar bisa segera berjualan lagi “ sebutnya.

Beberapa pedagang emas yang berada di depan kios udin saat ditanyai FBC apakah mengalami hal serupa, mereka menyampaikan bahwa semua emas dan perhiasan di tokonya di bawa pulang ke rumah sehingga tidak mengalami kerugian.

Beberapa pedagang sepatu dan sandal yang tempat usahanya berada di sebelahnya pun hanya mengalami kehilangan beberapa barang saja itupun karena terjatuh atau tertinggal saat terburu – buru mengangkutnya.

“ Memang saat kejadian banyak sekali orang yang hilir mudik sehingga kami susah membedakan apakah mereka juga pedagang ataukah orang lain,“ ungkapnya.

Disaksikan FBC di lokasi kebakaran, los yang terbakar hanya berjumlah delapan los saja dimana 7 los merupakan los tailor (penjahit) sementara satunya merupakan lembaga kursus pelatihan dan toko komputer.

Beberapa los di lantai satu maupun lantai dasar hampir semua barangnya sudah diamankan pemiliknya saat kebakaran sedang melanda.Pedagang lainnya pun terpaksa begadang di depan tempat usaha mereka bersama petugas pasar hingga pagi. ( ebd )

Aksi Coret Seragam dan Konvoi Masih Dijumpai Usai Pengumuman Kelulusan

Next Story »

Pedagang Minta Pemerintah Jangan Berlama-Lama, Segera Rehab Pasar

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *