Nilai UN Bukan Satu-Satunya Penentu Kelulusan Siswa

LEWOLEBA, FBC- Nilai murni Ujian Nasional (UN) bukan menjadi satu-satunya penentu kelulusan siswa dalam menempuh ujian akhir. Kriteria kelulusan siswa peserta UN di tentukan juga oleh nilai Ujian Sekolah (US) dan perilaku siswa.

Hal ini disampaikan kepala sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Nubatukan, Kabupaten Lembata, Saidi Gilo , Senin (4/5/2015). Penjelasan Saidi ini disampaikan saat floresbangkit datang meliput kegiatan UN di sekolahnya.

Dia mengatakan, MTsN Nubatukan tahun 2015 ini menetapkan standar nilai kelulusan sebesar 6,0 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, IPA dan Bahasa Ingris dan 5.50 untuk pelajaran Matematika.

“Selain nilai ujian sekolah, perilaku siswa menjadi salah satu syarat pendukung kelulusan . Jadi kalaupun nilainya baik, tetapi perilakunya kurang itu menjadi pertimbangan kami. UN SMP/MTs akan berlangsung selama 4 hari kedepan dengan mata pelajaran yang di ujikan adalah, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA dan Matematika,” kata Saidi.

Di katakannya, kriteria penentu kelulusan ini diatur dalam Permendikbud Nomor 144/2014 tentang Ujian Nasional.
Lebih jauh dalam penjelasan, Saidi mengatakan, siswa peserta UN di sekolahnya berjumlah 67 orang, namun satu orang mengundurkan diri sehingga terisisa 66 orang, yang di bagi dalam 4 ruang kelas.

Terhadap siswa yang mengundurkan, pihak sekolah sudah melakukan upaya maksimal agar siswa yang bersangkutan kembali aktif, namun gagal dan belakangan di ketahui yang bersangkutan pulang kampung.

“Kami ada satu orang yang mengundurkan diri, sekarang dia sudah pulang kampung. Sebelumnya kita sudah upayakan maksimal, memanggil orang tuanya, melakukan kunjungan rumah, semuanya gagal. Kalau sekarang sedang berlangsung ujian Bahasa Indonesia,” jelasnya.

Siswa MTsN Nubatukan, Kabupaten Lembata serius mengerjakan soal UN di hari pertama (Foto FBC/Yogi Making)

Siswa MTsN Nubatukan, Kabupaten Lembata serius mengerjakan soal UN di hari pertama (Foto FBC/Yogi Making)

Dia berharap UN tahun 2015 ini berlangsung aman, dia juga menjamin jika tidak ada kebocoran kunci jawaban karena seluruh Seluruh soal ujian berada di bawah pengamanan pihak Polsek Nubatukan, selain itu sistim pengawasan ujian pun disilang antar sekolah.

Sementara itu, Sekertaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Lembata, Apol Mayang melalui SMS kepada media ini mengatakan, sejauh pantauannya, UN di hari pertama masih berlangsung aman.

Siswa peserta UN SMP/MTs kabupaten Lembata tahun 2015 kata Apol, sebanyak 2. 230, yang terdiri dari laki-laki sebanyak 1.084 dan perempuan sebanyak 1.146 orang. Jumlah siswa ini tersebar di 47 sekolah dalam wilayah Kabupaten Lembata. (Yogi Making)

Untuk Sekolah Anak-anak Jangan Patah Semangat

Next Story »

Siswa-Siswi Borong Tampilkan Aneka Tarian Meriahkan Hardiknas

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *