Misionaris SVD Sumbang Gedung untuk Pesantren Walisongo

ENDE, FBC-Pesantren Walisongo Ende, Jumat, (15/5/2015),  secara resmi menerima kunci sebuah bangunan yang disumbangkan  Misionaris Societas Verbi Divini (SVD/Serikat Sabda Allah)  Ende. Bangunan tersebut,  untuk dijadikan dapur asrama panti Pesantren Walisongo.

Dalam acara serah terima kunci yang disaksikan Wakil Bupati Ende, H, Djafar Ahmad di pondok Pesantren, pihak SVD  diwakili Pater Provinsial, Leo Kleden, SVD menyerahkan kunci ke pihak Yayasan Pesantren Walisongo yang diterima Ketua Yayasan St. Halimah Asadiah.

Wakil Bupati Ende menggunting pita di  pintu masuk bangunan,  didampingi Pater Leo Kleden, SVD dan Ketua Yayasan Pesantren Walisongo St. Halimah. (Foto : FBC/Ian Bala)

Wakil Bupati Ende menggunting pita di pintu masuk bangunan, didampingi Pater Leo Kleden, SVD dan Ketua Yayasan Pesantren Walisongo St. Halimah. (Foto : FBC/Ian Bala)

Ikut hadir menyaksikan, Komdan Kompi Senapan C Yonif 743/PSY Lettu Inf Jahrul Fahmi, Para Biarawan/Biarawati, tokoh masyarakat serta para santri pondok pesantren Walisongo Ende.

Pater Leo Kleden, dalam sambutan mengungkapkan kerja sama antara pihak SVD dan pondok pesantren Walisongo terjalin sejak 20 tahun yang lalu pada masa alm. Mahmud selaku pendiri pondok pesantren. Kerja sama tersebut, terbukti pihak SVD mengirim para frater untuk mengabdi di Pesantren hingga saat ini.

Ia menjelaskan, peresmian gedung yang terjadi tersebut hanya sebuah lambang tali persaudaraan. Tali persaudaraan yang sudah terjalin lama tersebut, pasalnya akan menjadi sebuah ikatan kekeluargaan yang erat.

“Almarhum Mahmud berinspirasi untuk menjalin kerja sama antar umat beragama khususnya agama samawi yang berasal dari Nabi Ibrahim. Dan karena itu, beliau membina suatu semangat dialog terbuka dan kami sudah diminta bantuan frater-frater untuk melayani di pondok pesantren ini,”kata Pater Leo

“Kalau saat ini kita meresmikan gedung ini, kita mengingat bahwa gedung ini hanya sebuah lambang tali persaudaraan antara kita,”ujar Pater Leo.

Pater Leo menceritakan awal mengunjungi Pesantren Walisongo, hatinya merasa tergugah melihat keadaan dapur. Baginya, dapur merupakan sumber kehidupan bagi semua umat manusia termasuk anak-anak pesantren.

Leo Kleden : "Gedung ini hanya sebuah lambang tali persaudaraan antara kita". (Foto : FBC/Ian Bala)

Leo Kleden : “Gedung ini hanya sebuah lambang tali persaudaraan antara kita”. (Foto : FBC/Ian Bala)

Ia kemudian menceritakan kepada Pimpinan Katolik di Roma tentang riwayat karya almarhum Mahmud bahwa banyak berkarya sosial khusus untuk anak-anak miskin dan anak-anak jalanan. Kemudian, ia mengajukan permohonan dana untuk membangun dapur.

“Saya ingat waktu saya kunjung pertama kali, saya lihat keadaan dapur, hati saya sangat tergugah. Saya mengutip semboyan pimpinan kami di Roma bahwa berikan tempat pertama bagi mereka yang paling akhir dalam strata masyarakat. Maka kami berusaha meminta bantuan dari Roma untuk membangun gedung ini.” kata Pater Leo

Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Walisongo St. Halimah Asaidah kepada FBC di Pondok Pesantren usai itu mengungkapkan kerja sama tersebut bukan saja baru terjadi kali ini tetapi sudah terjalin sejak masa ayahnya alm. Mahmud hingga saat ini.

Ia menjelaskan acara tersebut hanya sekedar seremonial untuk mempererat hubungan persaudaraan. Terkait dengan hubungan batin antara kedua belah pihak, pasalnya sudah berlangsung lama sebelum membangun pondok pesantren pada tahun 1981.

“Ini hanya sebuah acara saja, kalau ikatan batin selama 24 jam kami terjalin erat. Saya bersuka cita sekali karena mimpi-mimpi kami di pondok pesantren terjawab. Saya merasa, ini adalah sebuah berkah dari Tuhan melalui tangan-tangan biara SVD,”ujarnya senang lantas meneteskan air matanya.

St. Halimah mengungkapkan rasa bangga kerja sama pihaknya dengan pihak SVD baik secara moril maupun secara material. Pihak SVD telah memikat hubungan kekeluargaan mulai dari pengabdian di Pesantren hingga menyumbangkan sebuah gedung yang akan digunakan untuk dapur pesantren.

Pater Leo Kleden, SVD menyerahkan kunci kepada Ketua Yayasan Pesantren Walisongo St. Halimah Asaidah. (Foto : FBC/Ian Bala)

Pater Leo Kleden, SVD menyerahkan kunci kepada Ketua Yayasan Pesantren Walisongo St. Halimah Asaidah. (Foto : FBC/Ian Bala)

“Saya hari ini merasa bangga dan berterima kasih banyak terhadap biara. Saya sudah dipesan dari ayah saya, agar terus menjalin hubungan baik dengan pihak biara. Saya juga sampaikan kepada keluarga saya, agar terus menjaga hubungan baik dengan pihak biara,”kata St. Halimah.

Wakil Bupati Ende, Djafar Ahmad pada sambutan mengatakan kerjasama yang terjalin antar umat beragama dalam membangun fasilitas umum keagamaan dan rumah ibadah harus menjadi tradisi di kabupaten ini. Kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Ende, pasalnya sepanjang sejarah sungguh dirasakan baik oleh masyarakat sebagai pemeluk agama maupun antar pemimpin agama.

Ia berharap semua pemukau agama untuk bergandengan tangan dalam satu tekad menciptakan kerukunan antar umat beragama. Kerjasama yang sudah erat tersebut, menurutnya menjadi sebuah panutan yang besar bagi semua pemeluk agama di tanah air Indonesia.

“Selaku Pemerintah mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pihak SVD dan pesantren yang terlibat langsung dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Ende. kerja sama yang terjalin mesrah ini kiranya tetap berlanjut,”kata Wabup Djafar.

Ia mengharapkan kepada anak-anak pesantren agar tidak megotori dan mencoret-coret tembok dan fasilitas yang ada. Pasalnya, bangunan yang baru bangun diharapkan tetap bersih dan digunakan sebaik-baiknya.

“Mulailah bersih dari dapur dan kamar mandi karena itu adalah asal makanan kita. Jangan kita hanya bersih ruang tamu, tetapi dapur, kamar makan dan kamar mandi juga harus bersih. Untuk bangunan Mesjid yang belum selesai ini, pihak yayasan bisa membuat proposal ke Bupati. Saya akan berusaha itu,”katanya. (Ian Bala)

Tuhan Membawa Damai, Bukan Teror dan Ancaman

Next Story »

Orangtua Azizah Sampaikan Terima Kasih Bagi Warga Flobamora

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *