Maksimus Gasa : Mabar Butuh Pembangunan Infrastruktur Jalan

RUTENG,FBC- Inrastruktur jalan  tengah menjadi kebutuhan masyarakat  di wilayah kabupaten Manggarai Barat (Mabar). Dengan pembangunan jalan pembangunan jalan yang merata di semua wilayah, potensi pertanian dan perkebunan di wilayah ini bisa segera dipasarkan.

Maksimus Gasa Wakil,  Bakal Calon Bupati  dari paket Maksi-Asis saat berdialog bersama FBC dan Awak Media di Ruteng,Kamis (14/5/2015)

Maksimus Gasa Wakil, Bakal Calon Bupati dari paket Maksi-Asis saat berdialog bersama FBC dan Awak Media di Ruteng,Kamis (14/5/2015)

Hal ini diungkapkan Bakal Calon Bupati Manggarai Barat Drs.Maksimus Gasa Bakal, saat ditemui FBC di Ruteng, Kamis (14/5/2015). Maksimus Gasa yang kini menjabat wakil bupati Mabar menegaskan sampai saat ini tidak adanya keseimbangan pembangaun infrastruktur jalan di wilayah Mabar

“Pembangunan infrastruktur yang masih minim di Mabar lebih khusus di empat kecamatan yaitu Bolong, Macang Pacar, Ndoso,dan Kuwus. Empat kecamatan ini pembangunan infrastruktur jalan tidak sejajar dengan enam kecamatan lainnya di Mabar,“katanya

Dia menjelaskan, selain infrastruktur membantu pemasaran potensi pertanian dan perkebunan, juga membantu para wisatawan yang datang ke Manggarai Barat.

“Kondisi infrastruktur jalan yang lebih baik, tidak akan mengecewakan para wisatawan ketika melancong di beberapa obyek wisata ternama di Mabar,” katanya.

Dia mengatakan, tidak bisa dipungkiri potensi pariwisata di Mabar sudah mendunia dan bila didukung infrastuktur jalan yang memadai akan menambah daya tarik wisatawan.

Ketika menyinggung beberapa masalah utama pembangunan infrastruktur seperti masalah air minum dan rumah sakit yang masih dalam polemik,  Maksimus Gasa  yang akan berpasangan dengan Haji Abdul Asis ini  mengatakan soal masalah pembangunan infrastruktur air minum di kota Labuan Bajo  hanya masalah manajerial.

“Soal masalah air minum hanya ada kendala manejerial.  Kepengurusan PDAM masih melekat dengan PU Mabar sehingga hal ini perlu dibenah dan diatur kembali pada masa yang akan datang,‘’katanya

Sementara soal pembangunan rumah sakit, dirinya berkomentar para pengurus salah satu partai pernah merasa terkejut ketika dia memaparkan visi-Misi dan program dengan berencana membangun rumah sakit di Mabar cukup dalam tempo 4 hari.

“Saya bisa pindahkan saja RSUD Labuan bajo ke kantor Bupati Mabar sekarang ini dalam waktu yang singkat sementara kantor Bupati sendiri dapat pindah di kantor SKPD yang layak, “tambahnya. (Hironimus Dale)

Orangtua Azizah Sampaikan Terima Kasih Bagi Warga Flobamora

Next Story »

Anggaran Pilkada Mabar untuk Panwaslu Tidak Cukup

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *