Konsolidasi Golkar NTT, Pengangkatan PLT untuk Menjalankan Roda Partai

KUPANG. FBC- Ketua Pelaksanan Tugas Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi NTT, Melchias Markus Mekeng menegaskan, pengangkatan Plt. DPD Partai Golkar mulai dari Provinsi hingga tingkat Kabupaten/Kota se Indonesia sama sekali tidak bermaksud memecahbelah keluarga besar Partai Golkar. Hal ini dilakukan sebagai langkah politik untuk mengantisipasi keterlibatan partai Golkar dalam setiap momentum politik agar Golkar selalu turut serta dan terlibat dalam setiap aktivitas politik di daerah.

Melchias Markus Mekeng bersama Charles Mesang dan Melky Lakalena ketika Rapat Konsolidasi pertama di Kupang, Rabu 6 Mei 2015. (Foto: FBC- Bonne Pukan)

Melchias Markus Mekeng bersama Charles Mesang dan Melky Lakalena ketika Rapat Konsolidasi pertama di Kupang, Rabu 6 Mei 2015. (Foto: FBC- Bonne Pukan)

Penegasan itu disampaikan Mekeng saat menggelar rapat konsolidasi perdana pengurs Plt, DPD Partai Golkar NTT bersama seluruh calon Plt. Partai Golkar Kabupaten/kota se- provinsi NTT di Kupang, Rabu, 06 Mei 2015 malam. Rapat konsolidasi tersebut digelar untuk menjelaskan seluruh proses yang sudah dan sedang terjadi di Jakarta terkait konflik internal di tubuh Partai Golkar Pusat.

Da menjelaskan, sesuai dengan keputusan Menteri Hukum dan HAM, Nomor: M.HH-01.AH. 11. 01 tanggal 23 Maret 2015 yang telah mengesahkan DPP Partai Golongan Karya Hasil Munas di (Ancol) Jakarta dan sekaligus telah membatalkan keputusan Menhumkam Nomor: M.HH-06.AH.11.01 tahun 2010 tanggal 27 April 2010 tentang pengesahan perubahan Anggaran Dasar/ Anggaran Rumah Tangga, serta komposisi dan personalia DPP Partai Golkar Masa Bhakti 2009-2015 serta susunan kepengurusan sebagaimana tercantum pada surat keputusan Menhumkam.

Dikatakannya, Pengadilan Tata Usaha Negara telah mengeluarkan Putusan Sela yang pada intinya memerintahkan kepada Menteri Hukumham tentang penundaan pelaksanaan SK Kemenkumham, maka perlu ditegaskan bahwa, putusan Sela PTUN tersebut hanya mengikat pejabat Negara dalam hal ini Menkumham dan tidak membatalkan SK Kemenkumham.

Selanjutnya, sesuai dengan amar putusan Makhamah partai Golkar tanggal 3 Maret 2013, yang antara lain, menyatakan bahwa menerima kepengurusan DPP Partai Golkar hasil Munas Ancol secara selektif dibawah kepemimpinan Sdr Agung Laksono, dengan kewajiban mengakomodir kader-kader partai Golkar dari DPP Partai Golkar hasil munas Bali yang memenuhi kriteria prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela (PDLT) dengan tugas utama melakukan konsolidasi partai, mulai Musda tingkat kabupaten/Kota, tingkat propinsi , dan Munas Partai Golkar selambat-lambatnya tahun 2016, serta secara simultan melakukan konsolidasi pada alat-alat kelengkapan partai lainnya.

Sesuai dengan amanat Makamah Partai yang disebutkan di atas lanjut Mekeng, maka DPP Partai Golkar telah mengeluarkan Surat Keputusan untuk menetapkan Pelaksana Tugas (PLT) DPD Partai Golkar Provinsi Nusa Tenggara Timur yang diketuai oleh, Melchias Markus Mekeng.

Menurutnya, Plt. DPD partai Golkar Propinsi NTT pada hari ini menggelar rapat koordinasi dengan seluruh DPD Partai Golkar kabupaten/Kota se-NTT untuk membahas dan selanjutnya menetapkan Pelaksana Tugas DPD Partai Golkar tingkat Kabupaten/Kota.

Dia menegaskan, pegangkatan DPD Partai Golkar tingkat kabupaten/Kota bertujuan untuk menghadapi momentum-momentum politik di setiap daerah khususnya menyongsong pemilihan Kepala daerah serentak 9 Desember 2015.

Mekeng juga menyampaikan kehadirannya dalam pertemuan ini berdasarkan Surat keputusan (SK) DPP Partai Golkar Nomor KEP – 029/DPP/GOLKAR/III/2015 tentang Penunjukan Pelaksana Tugas Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menetapkan dirinya sebagai Ketua Pelaksanan Tugas Pengurus DPD Partai Golkar NTT.

Mekeng juga menyampaikan kehadirannya dalam pertemuan ini berdasarkan Surat keputusan (SK) DPP Partai Golkar Nomor KEP – 029/DPP/GOLKAR/III/2015 tentang Penunjukan Pelaksana Tugas Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menetapkan dirinya sebagai Ketua Pelaksanan Tugas Pengurus DPD Partai Golkar NTT.

Pengurus Plt itu terdiri dari Ketua Melchias Markus Mekeng dengan 8 wakil ketua yakni Yosef A. Nae Soi, Romanus Ndau, Charles Mesang, Alfridus Bria Seran, Mech Sabah, Ans Takalapeta, Hugo Rehi Kalembu dan Alex Hendro Bapa.

Sekretaris dipercayakan kepada Hendrik Petrus Benu dengan 6 wakil sekretaris yakni Rudolfus Janc Paskalis, Charles Lalung, Heman Hayong, Meggy Sigasare, Yohanes Nesi dan Bonefasius Pukan di tambah seorang bendahara Foruke Rebo.

Dalam rapat itu, dari 22 Kabupaten/Kota di NTT, yang hadir adalah 20 Kabupaten/Kota sementara dua kabupaten lain yang tidak hadir adalah Nagekeo dan Alor. Kedua kabupaten itu tidak hadir karena mereka masih menggelar rapat untuk mengusulkan tim Plt DPD Partai Golkar di masing-masing kabupaten.

Mekeng juga menegaskan usulan Plt. Pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota yang sudah diserahkan akan dibawahnya ke Jakarta dan akan disahkan melalui Keputusan DPP Partai Golkar melalui Rapat yang akan digelar di Jakarta, Jumat, 98 Mei 2015 besok. (Oni)

Promosikan Wisata, Kapolda NTT Bersama Tim Bersepeda Keliling Flores

Next Story »

Kepsek SMP Negeri Nubatukan Bantah Ada Kebocoran Soal

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *