Berantas Narkotika, Unflor Adakan Pemeriksaan Urine Mahasiswa

ENDE,FBC-Universitas Flores (Unflor), Ende, sABTU (9/5/2015) menggelar pemeriksaan urine kepada ribuan mahasiswa di masing-masing program studi. Pemeriksaan ini dilakukan oleh tim Badan Narkotika Nasional (BNN) NTT.

Kepala BNN NTT, Dando Daniel Alosyius kepada wartawan di Auditorium kampus 1, Sabtu (9/5/2015) mengatakan, kegiatan pemeriksaan urin tersebut merupakan bentuk sosialisasi kepada masyarakat khususnya kepada kalangan mahasiswa. Alasannya, karena mahasiswa sebagai generasi bangsa sehingga lebih awal mengenal tentang keberadaan narkotika.

Ia mengatakan hasil pemeriksaan BNN NTT terhadap sejumlah mahasiswa adalah negatif. Dari hasil tersebut, ia berharap Universitas Flores sebagai teladan bagi masyarakat Flores, NTT dan Indonesia secara umumnya.

“Ini adalah bentuk sosialisasi BNN kepada masyarakat. Saya merasa bangga karena mahasiswa turut berpartisipasi dan harapan saya Uniflor sebagai lembaga pendidikan teladan bagi masyarakat khususnya untuk kalangan pelajar,”kata Dando

Tim BNN NTT sedang memeriksa urine mahaiswa Universitas Flores di aula Kampus 4, Jalan Sam Ratulangi Ende. (Foto : FBC/Ian Bala)

Tim BNN NTT sedang memeriksa urine mahaiswa Universitas Flores di aula Kampus 4, Jalan Sam Ratulangi Ende. (Foto : FBC/Ian Bala)

Ia mengatakan pemeriksaan urine sekaligus melakukan sosialisasi tentang narkoba akan dilakukan secara berkala oleh pihaknya. Berdasarkan data yang terhimpun BNN NTT sebanyak 43 ribu orang pengguna narkoba pada daerah berbasis kepulauan.

Dijelaskannya, jumlah tersebut mengalami peningkatan 13 ribu orang dari jumlah tahun sebelumnya yakni 30 ribu orang. Untuk meminimalisir peningkatan jumlah narkoba, ia berharap agar Universitas Flores merupakan perana penting untuk mengatasinya.

“Kita berharap Uniflor sebagai sampel terbaik mengatasi kasus narkotika. Dengan hasil tes yang sudah dilakukan tim kami, diharapkan kampus ini murni bebas dari kasus narkoba,”Pungkas Dando.

Sementara itu, Derianus Mado Wittin, salah seorang mahasiswa Universitas Flores Program Studi Pendidikan Matematika kepada FBC usai mengikuti sosialisasi Narkoba oleh pihak BNN di Aula Kampus 1 (9/5) mengakui pertama kali mengikuti gelar pemeriksaan urine. Ia merasa berbahagia dengan hasil pemeriksaan dari pihak BNN.

“Saya baru pertama kali mengikuti ini. Saya merasa senang karena kami dilakukan pemeriksaan urin. Ini sangat penting untuk kami sehingga kami bisa mengetahui,”ujar mahasiswa asal Larantuka ini.

Ia berharap rekan-rekannya mahasiswa terus menjaga kewibawaan lembaga Universitas Flores bebas dari penyakit narkoba. Ia pun berharap pihak BNN untuk terus melakukan sosialisasi pada kampus-kampus di daratan Flores sehingga mahasiswa dan masyarakat boleh mengetahui dampak dari Narkoba.

“Saya sangat harapkan kepada teman-teman mahasiswa menjaga gengsi mahasiswa dan lembaga ini. Saya juga berharap kepada pihak BNN untuk terus melakukan sosialisasi kepada mahasiswa dan masyarakat lainnya,”kata Derianus, Mahasiswa semester 2.

Rektor Universitas Flores, Prof. Dr. Stephanus Djawa Nay, kepada wartawan mengungkapkan, sosialisasi tersebut sangat penting untuk menyampaikan ilmu kepada mahasiswa. Dengan hasil yang ada, ia mengharapkan Kampus Universitas Flores merupakan Kampus bebas narkoba.

“Ini hasilnya luar biasa. Mengejutkan sekali bahwa pemeriksaan hari ini semuanya negatif dan kita bangga sekali bahwa anak-anak kita bebas dari narkoba dan mudah-mudahan mereka menjadi contoh teladan bagi anak-anak lain.”kata Rektor Stef.

Strategi lain untuk mengatasi kasus narkoba, lanjut Rektor, Universitas Flores telah memiliki unit kesehatan yang dipimpin oleh seorang Dokter. Unit tersebut menurutnya sekaligus menjadi unit satuan tugas anti narkoba.

” Universitas Flores ada unit kesehatan. Unit ini menjadi unit satgas anti narkoba,”Pungkas Rektor Stef usai kegiatan sosialisasi narkoba oleh BNN NTT di Aula Kampus 1 Universitas Flores. (Ian Bala)

Berantas Narkotika, Tes Urine Harus Mulai dari Wakil Rakyat

Next Story »

Pemerintah dan DPRD Lembata Jangan Abaikan Leluhur

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *