Terduga Teroris Ditangkap di Manggarai Barat

LABUAN BAJO, FBC-Seorang terduga teroris bernama Sharif (27)  berhasil ditangkap aparat gabungan Polres Manggarai Barat dan TNI di jalur jalan lintas Flores tepatnya di Kampung Ranggawatu Desa Golo Desat Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat, Sabtu (18/4/2015). Aksi penangkapan terduga teroris yang juga menjadi target operasi setelah peristiwa penembakan terhadap Kapolsek Bima Nusa Tenggara Barat sekitar 6 bulan lalu,  berlangsung dramatis setelah sempat terjadi kejar mengejar antara polisi dengan sebuah bus yang ditumpangi oleh tersangka.

Kapolres Manggaraii Barat Jules Abraham Abast

Kapolres Manggaraii Barat Jules Abraham Abast

Penangkapan berawal dari informasi warga setempat yang melihat tersangka menumpang sebuah bus jurusan Ruteng- Labuan Bajo tepatnya di Kampung Bambor sekitar 3 km dari lokasi penangkapan. Aparat kepolisian yang datang belakangan dengan mengendarai sejumlah sepeda motor sempat terkecoh lantaran tersangka sudah kabur namun berkat laporan warga, aparat kemudian melakukan pengejaran dan bus yang membawa tersangka berhasil dihentikan secara paksa. Aparat langsung mengeluarkan tembakan peringatan sebelum ditangkap dan diborgol.

Tersangka teroris diturunkan dari bus di pinggir jalan dan diborgol serta diinterogasi sebelum ia dibawa ke kantor polisi. Saat ditangkap, tersangka tidak melakukan perlawanan karena tersangka   tidak membawa apa-apa selain pakaian yang ia kenakan di badan yakni baju merah hati dan celana panjang hitam.

Aksi penangkapan di ruas jalan utama trans Labuan- Ruteng tersebut sempat mengejutkan warga sekitar. Sebagian warga hanya bisa melihat dari jauh dan kendaraan yang melintas sempat ditahan oleh aparat. Tersangka kemudian dibawa ke Labuan Bajo dengan menggunakan sebuah mobil pick-up yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

Kapolres Manggarai Barat Jules Abraham Abast kepada media mengapresiasi keberhasilan polisi dan TNI menangkap tersangka teroris yang sudah lama diincar oleh aparat keamanan. Tersangka teroris sudah lama menjadi target operasi setelah peristiwa penembakan terhadap Kapolsek Bima Nusa Tenggara Barat sekitar 6 bulan lalu. Sejak terjadi penembakan yang menewaskan Kapolsek Bima tersebut, aparat kepolisian terus mengendus keberadaan tersangka dan belakangan diketahui berada di Manggarai Barat. “Kita sudah mengendus keberadaan tersangka dan kita terus melakukan pemantauan. Baru hari ini kita tangkap,”ujarnya.

Tersangka sejak berada di Manggarai Barat selalu berpindah-pindah tempat persembunyian. Informasi yang dihimpun menyebutkan tersangka teroris sempat tinggal di Kampung Siru Lembor dan selalu berpindah-pindah tempat. Terduga teroris Sharif disinyalir adalah salah seorang anggota jaringan teroris pimpinan Santoso yang selama ini bermarkas di Poso Sulawesi.

Kapolres Abast menyatakan, tersangka untuk sementara diamankan di ruang tahanan Mapolres Manggarai Barat sambil menunggu instruksi lebih lanjut dari Kapolda dan Mabes Polri. Kapolres mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah tersangka akan dibawa ke Jakarta atau tidak. Kini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Kapolda dan Mabes untuk melakukan langkah-langkah penanganan lanjutan.

Tertangkapnya teroris di daerah ini menguatkan dugaan adanya jaringan teroris yang telah masuk ke wilayah Manggarai Barat, Flores. Hal ini dimungkinkan karena Labuan Bajo merupakan pintu masuk ke Manggarai Barat dan Pulau Flores. Apalagi Labuan Bajo merupakan salah satu daerah tujuan pariwisata internasional.

Warga Manggarai Barat mengapresiasi keberhasilan aparat gabuangan yang berhasil menangkap tersangka teroris dan meminta warga masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. “Kita mengapresiasi keberhasilan aparat keamanan yang berhasil menangkap tersangka teroris dan kita juga minta masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga keamanan lingkungannya masing-masing,”tulis Gabriel Pampur diakun face booknya. (Kornelius Rahalaka)

Pedagang Ayam Nyaris Diadili Massa

Next Story »

Wujudkan Swasembada Pangan, Babinsa Ikut Pelatihan

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *