Telur Komodo Menetas

Bersiap ke Pulau Ontoloe di kawasan Riung
Burung Wotong
Peneliti Komodo Survival Program mengukur rahang Komodo
Peneliti Komodo Survival Program menimbang berat badan Komodo
Pengambilan sample darah anak Komodo
Lepasliar anak Komodo di dalam sarang Wontong
Anak Komodo di pohon
Warna anak Komodo Flores sangat terang

SEBANYAK 16 butir telur komodo, Maret 2015 lalu menetas di kawasan Konservasi Sumber Daya Alam di Pulau Ontoloe, Kepulauan Riung, Kabupaten Ngada, Flores. Perkembangan komodo di kawasan Utara Flores ini tentu menggembirakan, karena selama ini perhatian publik hanya tertuju pada Taman Nasional Komodo (TNK) di Pulau Rinca dan Pulau Komodo, di sisi Barat Flores.

Bukan hanya di Pulau Ontoloe, komodo juga menyebar mulai dari kawasan Waewul, kawasan Pota sampai Tanjung Manuk yang masuk wilayah Kabupaten Ende. Keberadaan komodo di wilayah ini tak lepas dari adanya burung wotong yang menopang perkembangbiakan komodo. Berdasar penelitian, hampir 60 persen komodo betina bertelur dan menetaskan telur di sarang burung wotong tersebut. Sekitar 20 persen bertelur di bukit, dan 20 persen bertelur di tanah terbuka. Dengan kata lain, pelestarian burung wotong dari perburuan liar sangat penting agar kesinambungan hidup komodo terus terjaga. (*)

Teks & Foto: Markus Makur

Aendere, Air Terjun Bertangga yang Terlupakan

Next Story »

Robohnya Sekolah Kami

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *