Sambut Paskah, Umat Muslim Ikut Bersihkan Gereja

Umat Muslim, Kelurahan Bokasape membersihkan Gereja Hati Amat Kudus Wolowaru, Kec. Wolowaru, Kab. Ende  pada 31 Maret 2015 (Foto : FBC/Ian Bala)

Umat Muslim, Kelurahan Bokasape membersihkan Gereja Hati Amat Kudus Wolowaru, Kec. Wolowaru, Kab. Ende pada 31 Maret 2015 (Foto : FBC/Ian Bala)

ENDE, FBC-Ibu-ibu Muslim Kelurahan Bokasape, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, ikut membersihkan halaman Gereja Hati Amat Kudus Wolowaru pada Selasa, (31/03/2015). Aksi kerja bakti ini diadakan dalam rangka menyambut Hari Raya Paskah yang dirayakan oleh umat Kristiani.

Demikian dikatakan Ny. Siti Nur Ikshan, Ketua Tim Penggerak PKK tingkat Lurah Bokasape, saat dikonfirmasi FBC secara terpisah pada Selasa (31/03/2015)

Ny. Siti menuturkan kegiatan kerja bakti di Gereja tersebut merupakan wujud nyata dalam kehidupan bertoleransi antar umat beragama.

Dikatakannya, sebagai bukti bahwa negara Indonesia beragam-ragam tradisi, budaya dan agama, maka dalam hari raya besar keagamaan perlu dilakukan sebuah aksi gerakan untuk menggugah hati umat manusia di dunia.

“Kami tergabung dalam tim PKK dan kami semua bersepakat untuk melakukan pembersihan di Gereja Hati Amat Kudus Wolowaru. Kami membawa peralatan untuk membersihkan sekitar Gereja untuk persiapan Paskah bagi Umat Katolik,”ujar Ny. Siti

Ia menjelaskan, kerja bakti tersebut merupakan salah satu program PKK Lurah Bokasape. Kebersihan yang dilakukan tim PKK adalah bagian dari gerakan kebersihan masyarakat tingkat Lurah yang bertujuan untuk memberikan kesadaran terhadap masyarakat menjaga kebersihan.

“Bertepatan dengan hari raya Paskah, maka kami melakukan pembersihan di Rumah Ibadah. Selain sebagai bentuk hidup toleransi, tim PKK bertekad untuk menyadarkan masyarakat secara umum untuk menjaga kebersihan sekitar. Lingkungan bersih, tentu diri kita juga bersih,”pungkasnya.

Sementara itu salah seorang anggota PKK Lurah Bokasape, Ibu Faridah kepada FBC mengungkapkan gelar kegiatan bakti sosial yang dilakukan di Gereja dilibatkan 30 anggota Tim Penggerak PKK. Dirinya pun mengakui bakti sosial tersebut dilakukan setiap tahun baik hari raya Umat Katolik maupun Umat Muslim.

“Kegiatan seperti ini biasa dilakukan setiap tahun. Bukan saja umat Islam kerja bakti di Gereja tetapi sebaliknya begitu. Jadi kami seperti keluarga yang sangat erat menghormati dan menghargai setiap hari raya misalnya Natal, Paskah, Idul Fitri dan hari-hari raya lainnya. kami selalu bersilaturahmi disetiap hajatan keagamaan,”kata Faridah kepada FBC.

Faridah mengharapkan agar semua umat beragama tetap saling menghargai dan menghormati antar umat beragama. “Jauhkan dari sifat dengkih, ego, sinisme dan sukuis. Mari kita tetap menjaga dan menghargai setiap keyakinan masing-masing,”ujar Faridah. Ian Bala

Semana Santa, Warga Laksanakan Tikam Turo Serentak

Next Story »

Menuju Pilkada Lembata 2017, Partai Gerindra Buka Ruang untuk Yentji Sunur

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *