Polres Ende Berhasil Tangkap Pengguna Narkoba

ENDE, FBC- Aparat kepolisian Polres Ende berhasil menyergap pengguna narkoba berinisial ID (34) warga Kediri, Jawa Timur di Hotel Anggrek, Kelurahan Mautapaga, Kabupaten Ende, Provinsi NTT pada Rabu, (8/4/2015) pukul 16.30 wita setelah mendapatkan laporan dari masyarakat.

Kapolres Ende, AKBP Johannes Bangun (Foto : FBC/Ian Bala)

Kapolres Ende, AKBP Johannes Bangun (Foto : FBC/Ian Bala)

Kapolres Ende, AKBP Johannes Bangun, kepada wartawan (16/4/2015) di Polres Ende mengungkapkan pihaknya berhasil menangkap ID bersama barang bukti (BB) 2 gram sabu-sabu dan 1 butir ekstasi. Pihaknya telah periksa barang bukti itu dan dinyatakan positif oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan atau POM Kupang.

“BB-nya berupa 2 gram sabu-sabu dan 1 butir ekstasi yang telah dinyatakan positif oleh Balai POM Kupang,”ujar Kapolres Johanes yang didampingi Kasat Narkoba Anastasius Manna dan Kaur BIN OPS Sat Narkoba Fayadin Sam Kita di halaman gedung serba guna Bhayangkarya Polres Ende.

Kapolres mengungkapkan barang bukti ditemukan dalam kemasan barupa Polident, Sabu dan ineks. Sementara satu butir pil ekstasi ditemukan di polider atau alat perekat gigi ID.

Setelah mendapatkan barang bukti, pihak Kepolisian langsung mengamankan ID di Polres Ende. “BB ditemukan di polider atau alat perekat gigi.”kata Kapolres Johanes.

Dikatakannya, ID bekerja di sebuah tempat hiburan pub karoke Star One, Jalan Flores-Ende. Menurut keterangan, inisial sebagai perantara dan diduga memiliki sabu-sabu sebab diketahui ada padanya.

“Inisial mengakui sebagai perantara dan diduga dimiliki karena narkoba ada pada dia,”ujar Kapolres.

Kapolres mengungkapkan ID dikenakan Undang-Undang Narkoba Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba. Pasal 114 ayat 1 dengan ancaman maksimal seumur hidup dan pasal 112 ayat 1 dengan ancaman 15 tahun penjara.

Sementara itu, ID saat ditemui wartawan di ruang Sat Narkoba Polres Ende pada Jumad (17/4) mengakui dirinya sebagai pemakai tidak sebagai pengedar. Ia mengatakan dirinya sudah dua tahun memakai sabu-sabu saat ia berada di Surabaya.”Saya pakai sendiri udah dua tahun waktu di Surabaya.”Ujar ID yang ditutupi wajahnya dengan slayer.

ID mengakui baru pertama kali menggunakan sabu-sabu di Ende setelah bekerja di salah satu tempat hiburan malam di Ende. Ia membeli sabu-sabu itu dengan uang pribadinya.

Ketika ditanyakan alasan menggunakan sabu-sabu itu, ID hanya menjawab tidak ada alasan apa-apa. Ia pun mengakui tidak ada pihak lain yang juga menggunakan sabu-sabu itu.

“Saya sendiri mas. Nda ada alasan apa-apa, udah kapok mau istirahat,”ujar ID sambil membalik wajahnya ke arah tembok.

Kasat Narkoba (Kasnar), Anastasius Manna dan Kaur BIN OPS Sat Narkoba Fayadin Sam Kita, kepada wartawan di ruang kerjanya (17/4/2015) menunjukan hasil periksa barang bukti berupa Polident 2 botol, Sabu-sabu dengan berat awal, 1, 8569 gram, berat dikarantina 1,6956 gram dan berat disisikan1, 613 gram. Sedangkan Ineks, berap awal 0,2511 gram dan berat setelah dilebur -0,0929 gram.

Kasnar Manna menjelaskan pelaku kini diamankan di Mapolres Ende untuk pemeriksan dan pengembangan selanjutnya. “Kita amankan disini untuk ditindaklanjuti,”Pungkasnya.(Ian Bala)

Bulog Siap Beli Beras Petani Manggarai Barat dan Manggarai

Next Story »

Hukum Mati Dua TKI, Komunitas Mantan Buruh Migran Kutuk Pemerintah Arab Saudi

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *