Pengembangan Tanaman Jagung Harus Didukung Pengolahan Pasca Panen

BORONG, FBC Anggota DPRD NTT, Ferdy Mui, ST menandaskan pengembangan tanaman jagung harus didukung dengan pendampingan pengolahan pasca panen.

Hal ini penting agar petani tidak hanya menghasilkan jagung tetapi mengolah lebih lanjut agar nilai jualnya menjadi lebih besar. Dengan demikian memberi dampak positip bagi petani sendiri.

Jika hanya sampai pada menghasilkan jagung itu sendiri belum memiliki dampak luas. Sebab petani akan mengalami hambatan dalam pemasarannya. Petani hanya memasarkan secara gelondongan tanpa diolah.

“Yang kita harapkan ada dukungan sarana dan prasaran pengolahan pasca panen. Jangan hanya beri benih saja. Perlu ada akselerasi lebih lanjut sehingga nilai ekonomisnya lebih besar,” tegas Mui menjawab wartawan melalui telepon selulernya, Kamis (9/4/2015) malam.

Menurutnya, tekstur tanah Pota, Manggarai Timur,  sangat cocok untuk tanaman pertanian. Sejauh ini didampingi secara teknis atau tidak tanaman yang ada di wilayah itu tetap menghasilkan panen yang cukup.

Karena itu apabila pemerintah daerah Manggarai Timur memberi perhatian lebih terhadap pengembangan padi, jagung, palawija fan bawang di Pota maka hasilnya akan jauh lebih meningkat.

Karena itu perlu ada dukungan sarana terutama pengetahuan teknis, sarana dan fasilitas pengolahan pasca panen.

Kontributor FBC : Kanis Lina Bana

Abrasi Pantai Ancam Desa Wure

Next Story »

Warga Binaan Lapas Ikut Ujian Nasional

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *