Pelayanan Tidak Maksimal, Anggota DPRD Ende Marahi Direktur BPJS

ENDE, FBC-  Anggota DPRD Ende, Kadir Musa Basa  menyatakan ketidakpuasannya terhadap pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) saat ia melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Ende beberapa waktu lalu. Karena ketidakpuasan itu, ia memarahi Direktur BPJS Ende, Sarlin Veronika Raga Lay saat rapat sosialisasi BPJS di ruang gabungan Fraksi DPRD Ende pada Kamis (9/4/2015).

Kadir Musa Basa, Ketua Fraksi Partai PKB  (Foto : FBC/Ian Bala)

Kadir Musa Basa, Ketua Fraksi Partai PKB (Foto : FBC/Ian Bala)

Kepada wartawan, Kadir mengakui sebetulnya ia tidak memarahi personal Direktur BPJS melainkan sistem pelayanan BPJS yang tidak secara maksimal. Pengalaman yang dialami saat ia berada di ruang UGD RSUD  Ende, selama enam jam ia menunggu administrasi dengan menggunakan kartu BPJS.

“Saya sangat kecewa dengan pelayanan BPJS yang tidak profesional. Waktu saya sakit di rumah sakit, saya tunggu selama enam jam menunggu layanan mereka. Sangat buruk pelayanannya sehingga saya sebagai anggota DPRD menolak BPJS.”kata Kadir

Kadir mengatakan dirinya aktif sebagai anggota BPJS pada kelas satu. Dirinya merasa kecewa dan baginya harga mati menolak keberadaan BPJS.

“Ini baru saya sebagai anggota DPRD. Bagaimana nanti kalau terjadi pada masyarakat kecil,”kata Kadir dengan nada keras.

Selain itu, beberapa anggota DPRD juga merasa ketidakpuasan terhadap pelayanan BPJS sebab dinilai tidak profesional dan berjalan sangat lamban. Para anggota dewan pun menilai bahwa BPJS hanya melakukan penagihan angsuran iuran pada anggota namun tidak diimbangi dengan pelayanan kesehatan kepada anggota BPJS.

“Pelayanan BPJS yang kita tidak terima. Kita ingin mereka (BPJS) melayani anggota secara baik sebab hal ini berkaitan dengan kesehatan,”ungkap beberapa anggota DPRD sesuai yang disimak FBC.

Saling Adu Mulut

Menurut informasi yang diperoleh FBC, rapat sosialisasi tersebut diskorsing akibat saling serang mulut antara Kadir dan direktur BPJS Ende Sarlin Veronika Raga Lay. Hal ini pun diakui Kadir saat dikonfirmasi wartawan di ruang gabungan komisi DPRD Ende.

Kadir mengakui dirinya sempat perang mulut dan ibu Sarlin, demikian sapa Direktur BPJS Ende karena pelayanan BPJS kepadanya saat ia sakit. Perang mulut terjadi pun karena kedua saling mengeluarkan kata-kata kasar.

“Tadi kami sempat perang mulut dan keluarkan kata-kata yang tidak baik. Ya, saya memang tidak puas dan sangat menyakitkan dengan pelayanan mereka. Ini sebagai pelajaran buat mereka.”pungkas Kadir, Ketua Fraksi Partai PKB.

Berdasarkan rekaman yang diedarkan di kalangan wartawan, kedua pejabat publik ini sempat mengeluarkan kata-kata kotor yang membuat semua anggota rapat tidak menerima tingkah mereka.

“Kita diundang kesini kok, saya tidak terima kata-kata yang begitu. Saya diundang kok, dikata saya begitu,” kata Sarlin, Direktur BPJS Ende yang dikutip FBC pada rekaman wartawan. (Ian Bala)

Siswi SMATER Wakili NTT dalam Lomba OSN Tingkat Nasional

Next Story »

Di Balik Pembongkaran “Rumah Pintar Kanawa” yang Diresmikan Ibu Ani Yudhoyono

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *