Paskalis Boli Sabon Ketua Lamaholot Bali

Paskalis Boli Sabon (dua dari kanan) menerima berita acara pemilihan dari pimpinan sidang Yusdi Diaz. (Foto : FBC/ Rahman Sabon Nama)

Paskalis Boli Sabon (dua dari kanan) menerima berita acara pemilihan dari pimpinan sidang Yusdi Diaz. (Foto : FBC/ Rahman Sabon Nama)

DENPASAR, FBC- Paskalis Boli Sabon terpilih sebagai ketua Ikatan Keluarga Lamaholot Bali periode 2015 – 2017.

Dalam rapat anggota IKL Bali yang digelar di Pengadilan Negeri Denpasar, Minggu (12/4/2015), pensiunan TNI AD ini memperoleh 74 suara.

Saingan terberatnya, Agustinus Apolo Daton memperoleh 55 suara. Sementara empat calon lain Petrus Seli Tupen 15 suara, Komarudin Suman (3), Herman Oleona (11) dan Mateus Luli Hada (4).

Berdasarkan aturan, calon yang memperoleh suara 50 persen plus 1 dari total suara pemilih 164, otomatis menjadi ketua. Tetapi jika tidak mencapai aturan tersebut, maka dua calon yang memperoleh suara terbanyak maju ke putaran kedua.

Namun setelah keduanya diberi kesempatan untuk berembug di depan forum, Agustinus Apolo Daton mengatakan memberikan kepercayaan kepada Paskalis Boli Sabon untuk memimpin Lamaholot Bali periode 2015 – 2017.

“Saya serahkan kepemimpinan Lamaholot Bali periode mendatang kepada saudara saya Paskalis dan saya siap bekerja sama untuk kemajuan kita bersama di tanah Bali,” kata Apolo Daton dan mendapat aplaus seluruh hadirin.

Pimpinan sidang, Yosep Yulius Diaz yang akrab dipanggil Yusdi Diaz setelah meminta persetujuan peserta rapat kemudian mengetuk palu mengesahkan Paskalis Boli Sabon sebagai ketua Lamaholot Bali.

Dalam sambutannya setelah terpilih, Paskalis mengatakan akan bekerja maksimal untuk mempererat persaudaraan warga Lamaholot Bali, terutama dalam hal kedukaan.

“Tetapi tanpa kerja sama dan dukungan dari anggota saya tidak akan berbuat banyak. Untuk saya minta dukungan semua anggotan’ kata Paskalis.

Lamaholot Bali didirikan pada 23 Oktober 1970 oleh para perantau asal Flores Timur, yakni Flores Timur daratan, Adonara, Solor dan Lembata. (Rahman)

Labuan Bajo Rawan Penyebaran HIV-AIDS

Next Story »

Pedagang Tolak Pindah, Pemerintah Lembata Belum Bersikap

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *