Lagi, Danau Kelimutu Berubah Warna

KUPANG. FBC- Setelah berubah warna kesekian kalinya dan terakhir pada tahun 2013 lalu, pada Sabtu pekan lalu, danau Kelimutu yang merupakan salah satu obyek wisata alam di Kabpaten Ende, Flores itu kembali berubah warna. Wisatawan yang berkunjung mengaku sangat heran dengan perubahan warna tersebut.

Danau Kelimutu

Danau Kelimutu

Berbagai pihak yang dihubungi dari Kupang mengakui keajaiban yang tiba-tiba terjadi di danau tiga warna Kelimutu tersebut. Mereka mengakui, kalau perubahan warna itu sudah terjadi kesekian kalinya.

Seperti diakui Ester Elim, salah seorang wisatawan yang dihubungi wartawan dari Kupang, Selasa, 28 April 2015. Ester mengaku, dia bersama teman-temannya berkunjung ke Kelimutu pada Sabtu (25/4/2015) lalu dan menyaksikan langsung perubahan itu tersebut. Ketika tiba pertama kali di dana Kelimutu, warna ketiga danau itu masih seperti biasa, namun secara tba-tiba da perubahan warna dan sangat menakjubkan.

“ Kami terkejut melihat keajaiban itu. Tiga dana itu berubah warna. Danau Nuwamuri Ko’o Fai yang semula berwarna biru berubah menjadi warna putih susu. Danau Ata Polo yang semula berwarna hijau berubah menjadi warna merah. Sedangkan Danau Ata Bupuyang semula berwarna hitam berubah menjadi warna hijau. Sekarang Danau Kelimutu menjadi merah, putih dan hijau,” katanya.

Ester lebih lanjut menjelaskan, ia bersama teman-temannya, tiba di Kelimutu sekitar pukul 08.00 Wita. Saat itu Danau Nuwamuri Ko’o Fai masih berwarna biru muda. Sekitar pukul 08.18 Wita, warna biru muda mulai berubah perlahan-lahan ke warna putih, makin lama makin jelas putihnya. Demikian pula dengan danau yang lain warnanya juga mulai berubah.

Dia juga mengakui, ketika ditanyakan kepada warga sekitarnya, mereka menuturkan sejak pagi warga mulai mencium bau belerang yang menyengat. Karena itu Ester dan wisatawan lainnya disarankan membawa air minum, jika hendak ke puncak Kelimutu.

“Benar juga. Dalam perjalanan ke atas puncak, napas kami terasa agak sesak dan tenggorokan sakit hingga batuk-batuk. Setelah minum air, rasa sakit itu hilang. Kami lalu mendekati Danau Ata Polo, warna masih belum berubah ,” tambahnya.

Dia menambahkan, meski bau belerang yang menyengat mereka masih sempat mengabadikan keajaiban dan kejadian langka tersebut.

Terkait perubahan warna dana Kelimutu tersebut, Kepala Stasiun Vulkanologi Ende, Gabriel Rago yang dihubungi melalui telepon membenarkan adanya perubahan warna Danau Kelimutu.

“Memang ada asap di kawah dan benar ada perubahan warna ketiga danau tersebut. Saat ini kami masih terus memantau perkembangan perubahan warna itu. Kami juga meminta warga untuk tidak mendekat ke kawah karena bau belerang yang menyengat,” jelasnya.

Rabu mengatakan, perubahan warna ini terjadi mungkin akibat akvitas vulkanologi. Namun, oleh masyarakat setempat dipercayai sebagai tanda akan ada perubahan alam yang luar biasa. Perubahan warna akan memiliki tanda-tanda alam atau gejala alam untuk dunia ini. Dan itu menurut keercayaan warga sekitarnya.

”Menurut kepercayaan masyarakat Lio, perubahan warna memiliki dampak atau tanda-tanda alam bagi dunia. Hal ini terjadi seperti tahun 1992 di mana terjadi gempa bumi di Flores atau tahun 2004 Tsunami di Aceh,”ujarnya. (oni)

Tiga Hari Pasokan Listrik di Manggarai Terganggu

Next Story »

Danau Kelimutu Berubah Warna, Hadiah Keajaiban bagi Wisatawan

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *