Jalan Nasional Trans Maumere-Larantuka Terancam Ambruk

Jalur jalan Nasional trans Maumere – Larantuka yang baru dikerjakan di kecamatan Talibura. Kabupaten Sikka terancam ambruk. (Foto : FBC/ Ebed de Rosay )

Jalur jalan Nasional trans Maumere – Larantuka yang baru dikerjakan di kecamatan Talibura. Kabupaten Sikka terancam ambruk. (Foto : FBC/ Ebed de Rosay )

MAUMERE, FBC – Jalan nasional trans Flores yang menghubungi kabupaten Sikka dan kabupaten Flores Timur mengalami retak dan terancam ambruk,Jalan yang berada ± 60 kilometer arah timur kota Maumere kabupaten Sikka tepatnya ± 500 meter arah timur jembatan AB di desa Nebe kecamatan Talibura merupakan jalur jalan yang baru selesai dikerjakan.

Jalur jalan awalnya berada ± 4 meter sebelah bawah ( selatan ) jalur saat ini. Sejak bulan Desember 2014 saat FBC melintasi jalan ini, para pekerja menggunakan alat berat sedang meratakan tebing dan melakukan penimbunan di jalur jalan baru tersebut.Kendaraan bermotor yang awalnya melintasi jalur lama baru sekitar 3 bulan dialihkan ke jalur jalan baru tersebut.

Antonius Sogen ( 35 ) warga Talibura yang ditemui FBC, Jumat (27/03/2015) di lokasi mengatakan, jalan ini merupakan jalur jalan baru yang dikerjakan oleh CV.Nelle Baru. Jalur jalan lama berada di sebelah bawah dan sudah ditutup setelah ja;ur yang baru selesai dikerjakan dan bisa dipakai. Antonius mempertanyakan kinerja dari kontraktor yang mengerjakannya. Masa baru beberapa bulan dipakai sebut Antonius, jalan sudah ambruk dan terancam longsor.

“ Kalau tidak segera diperbaiki jalan akan longsor dan materialnya akan menutupi jalan lama di bawahnya. Di lokasi juga tidak ada tanda peringatan sehingga berbahaya bagi pengendara yang melintas, “ ujarnya.

Hal senada juga dikeluhkan Asis Lewar ( 27 ) warga Flores Timur yang melintas menggunakan kendaraan bermotor. Menurut Asis, jika tidak segera diperbaiki maka saat hujan lebat jalan akan ambruk apalagi bagian atasnya sudah tergerus air hujan. Asisi menduga, proses penumpukan material dan pemadatannya tidak sempurna sehingga jalan cepat ambruk.Kondisi jalan yang miring dan tanah liat sebutnya, gampang membuat jalan ambruk.

Beberapa material yang longsor dan menutupi badan jalan negara trans Maumere – larantuka yang barus beberapa bulan selesai dikerjakan. ( Foto : FBC/ Ebed de Rosary )

Beberapa material yang longsor dan menutupi badan jalan negara trans Maumere – larantuka yang barus beberapa bulan selesai dikerjakan. ( Foto : FBC/ Ebed de Rosary )

Disaksikan FBC, terdapat retakan sepanjang jalur jalan sepanjang ± 5 meter di jalur jalan bagian bawah. Gorong – gorong yang berada persis di bawahnya pun sudah tertutup material tanah dan bebatuan.Sementara itu, jalur jalan lama sudah tertimbun material dan ditutup sehingga tak bisa dilewati kendaraan.Tak ada tanda yang menerangkan jalan tersebut mengalami kerusakan.

Selain di lokasi tersebut, tercatat 5 titik longsoran sepanjang jalur jalan yang juga baru selesai dikerjakan.Batu dan tanah dari tebing di sebelah utara jalan yang dipangkas untuk memperlebar jalan negara, berjatuhan menutupi badan jalan.Saluran air di pinggir jalan hampir semua tertutup material tanah dan membuat air hujan terpaksa mengalir melewati badan jalan.Jalur jalan ini juga dikerjakan oleh perusahaan yang sama. ( ebd )

Paskah Tak Sekedar Berkirim Pesan

Next Story »

Ibu Maria Ditemukan Tak Bernyawa di Pantai Nangaba

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *