Gelar Nonton Bareng, Panitia Galang Dukungan bagi Azizah KDI

MAUMERE, FBC – Demi mendukung Azizah, remaja putri asal kabupaten Sikka yang ikut Kontes Dangdut Indonesia (KDI), panitia nonton bareng di Maumere, kembali berencana menggelar acara nonton bareng di pusat Jajanan dan Cindera Mata di jalan El Tari Maumere, kabupaten Sikka, Selasa (21/04/2015) selepas pukul 18.00 wita. Acara nonton bareng ini juga akan diisi dengan pementasan group musik maupun kesenian dari kabupaten Sikka seraya menunggu waktu siaran langsung Azizah menyanyi.

Azizah Ismi Kaherunisa, sisiwi SMK Yohanes XXIII Maumere. ( Foto : Istimewa )

Azizah Ismi Kaherunisa, sisiwi SMK Yohanes XXIII Maumere. (Foto : Istimewa)

Panitia yang merupakan gabungan dari para sukarelawan di kabupaten Sikka yang terdiri dari wartawan, pegawai bank swasta, pihak sekolah Azizah, SMK Yohanes XXIII dan juga para pekerja seni, sedang mempersiapkan pagelaran yang akan ditampilkan selama acara nonton bareng. Acara yang sebelumnya pernah digelar Jumat (10/04/2015) terbilang sukses dengan mendatangkan ribuan orang dan dukungan SMS (short message service) bagi Azizah.

Hal ini disampaikan Tonce Fernandez, ketua panitia acara nonton bareng kepada FBC saat rapat persiapan, Minggu (19/04/2015). Dikatakan Ton panggilan akrab Manager Rogate FM ini, dengan nonton bareng diharapkan dukungan SMS bagi Azizah meningkat sehingga bisa lolos ke babak berikutnya. Menurut Ton, Azizah sudah menjadi ikon Sikka dan NTT dengan penampilannya di acara Kontes Dangdut Indonesia (KDI) yang disiarkan MNC TV.

“ Tampilnya Azizah bisa membuat nama Maumere bahkan Flores dan NTT bisa diperhitungkan di level nasional.Orang yang dulunya tidak tahu Maumere kini banyak yang jadi tahu. Azizah juga bisa jadi ikon pemersatu dan membangun toleransi antar suku, etnis dan agama di Sikka maupun nasional,“ ujarnya.

Ditambahkan Ton, dengan mengucapkan terima kasih kepada Uskup Maumere, membuat masyarakat terharu dan sangat respek sebab meski beragama Muslim Azizah juga bersekolah di sekolah Katolik. Demam Azizah tambah Ton telah mewabah di Sikka bahkan NTT dan bisa memotivasi generasi muda lainnya yang mempunyi bakat seni untuk bisa eksis di level nasional.

Ikut Koor

Hal senada juga disampaikan Kepala sekolah SMK Yohanes XXIII, Marselus Moa Ito kepada FBC di sela-sela rapat persiapan nonton bareng. Dikatakan Moa Ito, pihak sekolah sangat support atas perjuangan Azizah mengikuti kontes menyanyi di level nasional. Azizah juga beber Moa Ito, selalu terlibat dalam koor (paduan suara) bila sekolahnya mendapat tugas dari  gereja. Bahkan Azizah ungkap Moa Ito pernah menjadi solois saat tangungan sekolahnya.

“ Meski beragama muslim, Azizah selalu terlibat dalam koor sekolah kami. Azizah juga selalu aktif dalam kegiatan kesenian baik menyanyi dan drum band dengan menjadi mayoret, “ paparnya.

Moa Ito berharap, dukungan masyarakat Sikka dan NTT dimanapun berada bisa mendongkrak rating SMS Azizah dan bisa sukses meraih juara. Moa Ito yakin Azizah bisa mencapai prestasi terbaik sebab sejak kecil dirinya sudah ikut manggung bersama ayahnya membawakan lagu – lagu dangdut dan melayu. Pihak sekolah Azizah ungkapnya, akan menggalang dukungan dari masyarakat baik lewat selebaran maupun meminta sumbangan secara sukarela.

Untuk diketahui,Azizah Ismi Khaerunisa lahir di kota Maumere, 06 November 1997. Azizah merupakan anak pertama dari Sadarudin Daeng Sira dan Mariona yang menetap di kelurahan Beru kecamatan Alok Timur kabupaten Sikka. Bakat seni Azizah mengalir dari ayahnya yang merupakan seorang pemusik dan ibunya yang merupakana seorang penyanyi kampung di pulau Pemana.

Meski beragama muslim Azizah sejak sekolah dasar mengenyam pendidikan di sekolah Katolik yakni SDK 3 Maumere, SMPK Yapentom II dan kini SMK Yohanes XXIII Maumere.Saat pentas pertama Azizah juga melagukan Anariting Teo lagu daerah Sikka dan menari tarian Hegong. Demam Azizah disaksikan FBC sudah merasuki masyarakat Sikka, dimana di setiap tempat masyarakat sering membicarakan sosoknya. Bahkan namanya ramai diperguncingkan di media sosial.(Ebd)

Wujudkan Swasembada Pangan, Babinsa Ikut Pelatihan

Next Story »

LKPJ Bupati Sikka, Fraksi PDIP Nilai Pemerintahan Sikka Berjalan Lamban

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *