GANTI ATAP

Ritual Ate Sao Nggua Lio
Ritual Ate Sao Nggua Lio
Ritual Ate Sao Nggua Lio
Ritual Ate Sao Nggua Lio
Ritual Ate Sao Nggua Lio
Ritual Ate Sao Nggua Lio
Ritual Ate Sao Nggua Lio
Ritual Ate Sao Nggua Lio

SUKU Lio memiliki rumah adat yang dikenal dengan nama sa’o nggua, sebagai tempat pusat terselenggaranya seluruh ritual dan acara adat yang telah diwariskan secara turun temurun oleh leluhur.

Sa’o dalam bahasa Lio bermakna rumah dan nggua berarti ritual adat. Ate atau atap yang digunakan dalam sebuah sao nggua berupa alang-alang yang menjulang dari langit ke bumi. Atap alang-alang akan diganti ketika tidak lagi berfungsi sebagai atap secara maksimal.

Ritual pergantian atap ini tergolong nggua ria (pesta besar) di mana semua penghuni kampung wajib mengikuti proses sejak awal hingga akhir, meski yang boleh merenovasi sao nggua hanya keturunan mosalaki (kepala suku) saja.

Dan, layaknya sebuah pesta besar, ritual ini akan dihiasi dengan tarian gawi dan lantunan balada kehidupan yang diiringi oleh musik nggo lamba (gong dan gendang) sepanjang hari. (*)

Teks & Foto: Karolus Naga

Itha Yusuf dan Garis Tangan Penenun

Next Story »

Nenek Ure dan Sebuah Pertemuan di Pantai

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *